Kapan Waktu yang Tepat Membayar Zakat Fitrah? Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis

Kapan Waktu yang Tepat Membayar Zakat Fitrah? Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis

Waktu zakat yang dianjurkan dilakukan oleh umat muslim agar mendapat pahala dan dapat dimanfaatkan oleh penerima dengan baik. --freepik

Rasulullah SAW memerintahkan agar zakat fitrah diberikan sebelum orang-orang berangkat melaksanakan salat Idulfitri, sehingga penerima dapat merasakan kebahagiaan di hari kemenangan.

Ini adalah waktu yang paling dianjurkan karena meneladani kebiasaan para sahabat. Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma berkata: "Rasulullah Saw memerintahkan zakat fitrah untuk dibagikan sebelum orang-orang pergi salat Id." (HR. Bukhari dan Muslim)

BACA JUGA:8 Golongan yang Berhak Menerima Zakat Sesuai Syariat Islam

3. Waktu mubah (sepanjang Ramadan)


Salah satu kunci untuk mendapat keberkahan di bulan Ramadan adalah salat malam. --iStock

Dibolehkan membayar zakat fitrah sejak awal Ramadan, meskipun ini bukan waktu utama. Hukumnya mubah (boleh) dan tidak makruh selama tidak menunda-nunda hingga mepet Idulfitri.

Dalam periode ini, zakat fitrah dapat dibayarkan kapan saja tanpa ada konsekuensi hukum tertentu. Beberapa ulama memperbolehkan membayar lebih awal agar distribusinya lebih merata dan tepat sasaran, terutama jika dikelola oleh lembaga zakat.

4. Waktu makruh (setelah salat id hingga terbenam matahari di hari idulfitri)

Jika seseorang membayar zakat fitrah setelah salat Id tetapi sebelum matahari terbenam pada hari Idulfitri, hukumnya makruh karena telah melewati waktu utama.

BACA JUGA:Bayar Zakat Tanpa Ribet! Ini 7 Rekomendasi Aplikasi Zakat Fitrah Online Berikut Tatacaranya

Hal ini karena zakat yang diberikan pada waktu ini bisa kehilangan sebagian manfaatnya, mengingat tujuannya adalah untuk membantu fakir miskin merayakan Idulfitri dengan layak.

Namun, zakat yang dibayarkan pada waktu ini tetap dianggap sah. Konsekuensi yang didapatkan adalah, zakat yang diberikan tetap wajib dibayar, tetapi pahalanya berkurang karena terlambat dari waktu yang disunnahkan.

5. Waktu haram (setelah matahari terbenam di hari Idulfitri)

Jika zakat fitrah dibayar setelah matahari terbenam pada hari Idulfitri, maka hukumnya haram karena telah keluar dari waktu wajibnya. Pada saat ini, zakat tidak lagi dianggap sebagai zakat fitrah, melainkan sedekah biasa.

BACA JUGA:Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal dalam Syariat Islam

Zakat fitrah tetap harus dibayarkan meskipun telah melewati waktu yang ditentukan, namun statusnya berubah menjadi qadha dan dapat dianggap sebagai dosa jika tanpa uzur yang dibenarkan dalam Islam.

Zakat fitrah terkait dengan penyempurnaan puasa Ramadan, sehingga jika lewat dari hari Idulfitri, fungsinya sebagai pembersih puasa tidak lagi tercapai.

Sekarang Anda sudah tau mengenai hukum membayar zakat fitrah dan kapan waktu yang dianjurkan untuk membayarnya. Oleh karena itu, lakukanlah yang sesuai dengan waktu terbaik dan jangan sampai terlambat atau lupa membayar zakat agar puasa Anda semakin sempurna. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: