Berbuka Puasa yang Segar dan Mewah dengan Seafood on Ice di DoubleTree by Hilton Surabaya

Seafood on ice menyajikan kesegaran seafood yang cocok sebagai menu berbuka puasa. --DoubleTree by Hilton Surabaya
HARIAN DISWAY - Beberapa menit sebelum azan Magrib berkumandang, antrean mulai tampak di depan meja yang dipenuhi sajian khas Jepang. Sushi, sashimi, hingga seafood on ice tertata rapi. Menggoda siapa saja yang bersiap menyantap iftar di Makan Kitchen, DoubleTree by Hilton Surabaya, di lantai satu.
“Inilah pengalaman berbuka yang berbeda dengan sentuhan rasa dari Negeri Matahari Terbit di salah satu restoran kami selain di 360 Degree Function Room lantai 23,” kata Fanidia Larasati, Marketing & Communications Manager DoubleTree by Hilton Surabaya.
Buat penyuka hidangan Jepang, sashimi adalah salah satu yang autentik. Secara harfiah, sashi berarti ’menusuk’ dan mi berarti ‘daging’. Hidangan ini berupa irisan tipis ikan segar, biasanya disajikan dengan wasabi dan kecap asin. Kesederhanaannya justru menjadi daya tarik utama—tanpa nasi, tanpa tambahan bumbu berlebihan, hanya kesegaran ikan yang berbicara.
BACA JUGA: Berlimpah Seafood yang Bikin Ngiler di Java Paragon Hotel & Residences Surabaya
Sejarahnya panjang. Konon, sashimi sudah dikonsumsi sejak zaman Edo (1603–1868). Pada masa itu, nelayan Jepang mulai mengembangkan teknik memotong ikan dengan cara yang tepat untuk mempertahankan kesegaran.
Sebelum itu, ikan mentah biasanya diasinkan atau difermentasi. Dengan berkembangnya teknik penyimpanan dan transportasi, sashimi menjadi makanan eksklusif yang kini mendunia.
Tidak semua ikan bisa dijadikan sashimi. Salmon, tuna, hamachi (yellowtail), dan scallop adalah beberapa yang paling populer. Sebelum sampai ke piring, ikan harus melewati proses penyimpanan ketat untuk memastikan keamanan dan kualitasnya tetap terjaga.
BACA JUGA: 8 Makanan Lebaran yang Tinggi Kolesterol
Sashimi dan sushi merupakan sajian khas Jepang yang menggoda selera. --DoubleTree by Hilton Surabaya
Berbeda dengan sashimi yang hanya berupa irisan ikan mentah, sushi merupakan kombinasi ikan atau seafood dengan nasi yang sudah dibumbui dengan cuka beras. Bentuknya pun beragam, dari nigiri (ikan di atas nasi), maki (gulungan sushi), hingga temaki (sushi berbentuk kerucut yang dibalut rumput laut).
Sejarah sushi lebih tua daripada sashimi. Diperkirakan, bentuk awalnya berasal dari Tiongkok sekitar abad ke-2 Masehi. Saat itu, nasi digunakan untuk memfermentasi ikan agar lebih awet.
Teknik ini diadopsi oleh Jepang dan berkembang menjadi bentuk yang lebih segar—tanpa fermentasi panjang, tetapi tetap mengandalkan keseimbangan rasa antara ikan, nasi, dan cuka.
BACA JUGA: Suka Seafood? Berikut 4 Restoran Seafood Recommended di Surabaya
Di zaman modern, sushi tidak hanya terbatas pada ikan mentah. Varian seperti unagi (belut panggang), tamago (telur dadar manis), hingga ebi tempura roll (sushi gulung isi udang goreng) menunjukkan bahwa hidangan ini bisa beradaptasi dengan selera global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: