Lebih dari Seribu Orang Korban Tewas Sejak Israel Perbarui Serangan ke Wilayah Gaza

Warga Gaza berlarian menuju pengungsian di wilayah Kota Khan Yunis menyusul serangan Israel di wilayah tersebut pada 31 Maret 2025-Eyad Baba/AFP-
"Sayangnya sekarang anak-anak kembali ditarik ke dalam siklus peperangan yang penuh kekerasan dan penderitaan," katanya.
Russell juga menambahkan bahwa kedua belah pihak, baik Hamas maupun IDF harus patuh terhadap aturan internasional dan kemanusiaan untuk melindungi anak-anak.
BACA JUGA:Utusan Khusus Palestina Serahkan Surat Rahasia untuk Prabowo, Bahas Situasi Terkini di Gaza
UNICEF melaporkan dalam jangka waktu 18 bulan peperangan, lebih dari 15.000 anak-anak dilaporkan telah terbunuh. 34 ribu lainnya dilaporkan luka-luka dengan hampir 1 juta anak telah kehilangan tempat tinggal dan tak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya.
UNICEF telah meminta semua pihak agar mengakhiri pertempuran dan membiarkan bantuan humaniter masuk ke Gaza. Selain itu, anak-anak yang sakit dan terluka seharusnya dievakuasi ke rumah sakit dan menerima perawatan yang memadai di rumah sakit.
"Makanan, air bersih, tempat tinggal, layanan kesehatan saat ini di Gaza menjadi semakin langka. Tanpa hal-hal tersebut, malnutrisi, penyakit dan kondisi-kondisi yang seharusnya bisa dicegah bakalan semakin meningkat. Kemungkinan berujung pada kematian anak," kata UNICEF.
"Dunia tidak boleh hanya berdiam diri dan menyaksikan pembunuhan dan penderitaan anak-anak untuk terus berlanjut," imbuh pernyataan tersebut.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: