Wafat di Usia 88 Tahun, Paskah Jadi Kemunculan Terakhir Paus Fransiskus

Paus Fransiskus berjalan melewati sebuah salib, saat audiensi umum mingguan di lapangan Santo Petrus di Vatikan pada tanggal 16 November 2016. Paus Fransiskus meninggal pada 21 April 2025, demikian pengumuman Vatikan.--ALBERTO PIZZOLI / AFP
BACA JUGA:Paus Fransiskus Akhirnya Pulang setelah Lima Pekan Opname
Edisi kedua Ordo Exsequiarum Romani Pontificis memperkenalkan beberapa unsur baru, termasuk tata cara penanganan jenazah Paus setelah wafat.
Penetapan resmi kematian dilakukan di kapel, bukan di kamar tempat beliau menghembuskan napas terakhir, dan jenazah segera ditempatkan dalam peti mati.
Uskup Agung Diego Ravelli, selaku Kepala Upacara Apostolik, menyampaikan bahwa Paus Fransiskus secara khusus meminta agar upacara pemakaman disederhanakan.
BACA JUGA:Menag Nasaruddin Umar Kirim Doa untuk Paus Fransiskus dari Masjid Istiqlal
Dilansir dari Vatican News, “Ini bertujuan untuk menegaskan bahwa pemakaman Paus Roma adalah pemakaman seorang gembala dan murid Kristus, bukan seorang tokoh berkuasa dunia,” ujarnya.
Kabar wafatnya pemimpin umat Katolik sedunia ini menjadi duka mendalam bagi jutaan umat di seluruh dunia yang mengenang sosoknya sebagai pemimpin yang rendah hati, dekat dengan rakyat, dan penuh kasih.(*)
*) Mahasiswa magang dari prodi Sastra Inggris, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: