Luka Modric: Anak Kroasia yang Dulu Nonton Milan dari Jauh, Kini Bikin Sejarah!

Luka Modric: Anak Kroasia yang Dulu Nonton Milan dari Jauh, Kini Bikin Sejarah!

Luka Modric: Anak Kroasia yang Dulu Nonton Milan dari Jauh, Kini Bikin Sejarah!-AC Milan-AC Milan

HARIAN DISWAYLuka Modric mencatatkan momen bersejarah dalam debutnya di Serie A bersama AC Milan, dengan memberikan assist pertamanya melalui tendangan bebas yang disambut sundulan Ruben Loftus-Cheek dalam kemenangan 2-0 atas Lecce di Stadio Via del Mare, Jumat, 29 Agustus 2025. Gol kedua ditambahkan Christian Pulisic di menit akhir.

Usai pertandingan, sang legenda Kroasia berbagi pengalaman awalnya di klub impiannya sejak kecil.

"Saya merasa sangat baik, semuanya sempurna. Saya menjalin hubungan baik dengan rekan setim, merasa rileks. Saya masih butuh rumah, tapi selain itu, semuanya oke!" ujar Modric kepada DAZN dan Sky Sport Italia.

Peran Baru di Usia 39 Tahun: Pemimpin di Lapangan

Di bawah arahan Max Allegri, Milan beralih dari formasi 4-3-3 ke 3-5-2, dan Modric dituntut berperan lebih dari sekadar pemain. Ia diminta menjadi suara di lapangan, terutama untuk membimbing para pemain muda.

"Kami masih saling mengenal. Pelatih meminta saya membantu tim bergerak lebih cair. Saya terus bekerja untuk mencapai kebugaran 100%, terutama setelah jeda internasional," jelas Modric.

"Pelatih meminta saya banyak bicara di lapangan karena ada banyak pemain muda yang butuh kepercayaan diri," lanjutnya.

BACA JUGA:Rating dan Statistik AC Milan saat Hajar Lecce 0-2, Saelemaekers Bersinar Saat Leao Absen

BACA JUGA:Modric Belum Usai di Madrid! Perez Buka Jalan di La Fabrica

Impian Lama yang Terwujud di Usia 39

Modric, yang dikenal sebagai penggemar Milan sejak kecil di Kroasia, mengungkap alasan di balik keputusannya bergabung dengan Serie A di usia 39 tahun.

"Saya selalu menonton sepak bola Italia. Banyak pemain Kroasia bermain di sini, dan saya sangat menghargai Milan. Saya banyak bermain melawan tim-tim Italia, jadi saya tahu betapa terorganisasinya mereka secara taktis di setiap fase permainan," ujar eks Real Madrid tersebut.

Namun, ia juga mengakui tantangan besar yang dihadapi. "Ini liga yang sangat sulit. Kita harus siap di setiap pertandingan dan memberikan segalanya untuk menang," kata pemain Kroasia itu.

Kehadiran Modric tidak hanya menambah kualitas teknis, tapi juga nilai kepemimpinan dan mental juara. Di tengah proses regenerasi skuad, pengalaman Modric di level tertinggi menjadi aset tak ternilai.

BACA JUGA:Real Madrid Pecahkan Rekor Pasca Modric Pergi, Skuad Termuda Sejak 1998

BACA JUGA:Modric dan Kroos Pergi, Xabi Alonso Siapkan Konduktor Baru Madrid

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: