Prediksi Tren Kuliner 2026 menurut Chef Vindex Tengker, Salah Satunya Comfort Food
Diskusi seputar dunia kuliner antara Chef Dell Derry Lao (kiri) dan Chef Vindex Tengker (tengah) yang dipandu oleh Direktur Sales and Marketing Hotel Ciputra World Surabaya Jackelin Wijaya (kanan)-Nazwarahma-HARIAN DISWAY
Comfort food diprediksi akan menjadi tren pada 2026. Pendapat itu berdasar fakta bahwa bumi kita mengalami pemanasan global.
Suhu berubah tidak menentu. Akibatnya dapat merusak mood. Bahkan bisa berdampak pada pekerjaan.
Maka, comfort food bisa jadi akan banyak dikonsumsi pada 2026. Demi menghindarkan diri dari bad mood sekaligus rasa lapar. Menu comfort food bisa apa saja. Bergantung masing-masing individu.
BACA JUGA:Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Palembang, Dari Pempek hingga Tekwan
BACA JUGA:5 Rekomendasi Restoran AYCE, Cocok untuk Cheat Day
5. Makanan Khas yang Viral

Toppoki merupakan makanan khas daerah Korea Selatan yang sudah mendunia.-Freepik-
Yang terakhir adalah makanan khas yang viral. Keviralan memang sudah menjadi teman bagi seluruh pengguna media sosial di era modern.
Semua jenis kuliner bisa berpotensi untuk viral. Salah satu contoh terpopuler adalah toppoki. Makanan yang berasal dari tepung beras itu berhasil mendunia.
Semuanya berawal dari drama Korea. "Kita harus mencontoh Kora Selatan. Ada baiknya menyisipkan kuliner Nusantara ke dalam film atau produk budaya populer lainnya. Agar bisa viral juga," ujar Chef Vindex.
Jika berhasil diterapkan, makanan khas Indonesia akan semakin dikenal di kancah Internasional. Itu adalah hal yang selalu diusahakan oleh Chef Vindex selama menjalankan profesinya.
BACA JUGA:7 Rekomendasi Restoran dengan Nuansa Jepang di Surabaya
BACA JUGA:5 Rekomendasi Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba saat Berkunjung ke Surabaya
Apabila Anda pecinta kuliner atau pegiat bisnis, bisa dipertimbangkan prediksi tren kuliner 2026 dari Chef Vindex tersebut.
Prediksi itu dapat memberi kesempatan bagi Anda untuk mempersiapkan segalanya lebih awal. (*)
*) Mahasiswa magang dari Prodi Bahasa dan Sastra Inggris, Universitas Airlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: