Dampak Banjir di Sumatera: Jalan Terputus, Jembatan Rusak, dan Ratusan Warga Terisolasi

Dampak Banjir di Sumatera: Jalan Terputus, Jembatan Rusak, dan Ratusan Warga Terisolasi

Akses jalan masih terputus dan porak-poranda akibat banjir Aceh dan Sumatra Utara. --BNPB

HARIAN DISWAY- Banjir dan tanah longsor terjadi di tiga provinsi Pulau Sumatera, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Peristiwa itu tidak hanya menyebabkan korban jiwa, tetapi juga merusak rumah warga serta sarana umum.

Sekitar 250 meter jalan provinsi di Lintas Barat Aceh, tepatnya di Desa Panton Pange, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, terputus total akibat banjir. Aspal pada ruas jalan tersebut terangkat dan mengalami kerusakan parah.

“Untuk saat ini, akses transportasi masih putus total,” ungkap Koordinator Pusdalops BPBD Nagan Raya Agussalim.

Selain itu, sebuah jembatan kecil yang menghubungkan antar kecamatan juga rusak sehingga aktivitas transportasi tidak dapat dilakukan.

Agussalim menjelaskan bahwa akibat terputusnya akses jalan tersebut, ratusan keluarga di daerah itu terisolasi.

BACA JUGA:Banjir Lahar Hujan Sumatra Barat Telan 67 Korban Jiwa, BNPB Terus Upayakan Evakuasi Korban

BACA JUGA:Percepat Pemulihan, Kepala BNPB Siapkan Lahan Relokasi Rumah Terdampak Bencana Banjir Lahar Hujan Sumatra Barat

Situs komunikasi di Aceh juga berhenti beroperasi karena banjir dan longsor yang terjadi sejak 18 November 2025.

Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat sedikitnya 799 situs, atau sekitar 1,42 persen dari total 34.600 situs yang ada, tidak berfungsi.

Sementara itu, di Sumatera Barat, banjir turut mengakibatkan gangguan pasokan air bersih. Peralatan air bersih milik perusahaan daerah (PDAM) di sejumlah wilayah mengalami kerusakan.

“Air bersih mungkin tidak bisa berfungsi lagi,” jelas Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumawati.

Diana juga melaporkan bahwa beberapa jembatan mengalami kerusakan akibat banjir dan tanah longsor di berbagai daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang dipicu cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.

BACA JUGA:Update Banjir Bandang Sumatera: 174 Korban Meninggal, 79 Orang Hilang, Akses Jalan Terputus

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: