Istana Gebang Mulai Direnovasi, Didanai PDIP tanpa Uang Negara
Jajaran petugas DPD PDI Perjuangan dalam sesi foto bersama seusai groundbreaking di depan Istana Gebang, Blitar, Minggu, 20 November 2025.-DPD PDIP Jatim-
HARIAN DISWAY - Renovasi besar terhadap Istana Gebang, rumah masa muda Presiden pertama RI Soekarno di Kota Blitar, resmi dimulai, Minggu, 30 November 2025. Dan pengerjaannya tanpa menggunakan uang negara maupun dana APBD.
Pemugaran yang diinisiasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu menegaskan kembali posisi Bung Karno sebagai guru bangsa. Hal itu ditekankan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam arahan yang menjadi dasar proyek tersebut.
''Pak Wali Kota berkehendak juga agar ini juga direnovasi dan dipercantik. Karena Bung Karno dianggap sebagai center kekuatan di Blitar ini," jelas Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jatim, Budi “Kanang” Sulistyono, Minggu, 30 November 2025.
BACA JUGA:PDIP Lamongan Dorong Lahirnya Masterplan Tata Kelola Penghidupan Masyarakat
BACA JUGA:PDIP Dorong Akselerasi Program Kerakyatan di Lamongan
Seluruh proses pengerjaan dimulai setelah pihaknya menyampaikan desain renovasi kepada Megawati. “Ibu setuju, maka jalan hari ini. Sebelum 1 Desember harus sudah ada peletakan batu pertama,’’ tambahnya,
Persetujuan itu dilandasi wanti-wanti keras: tidak boleh menyentuh uang negara. Karena itu, pesan itu pun jadi tantangan bagi struktural partai di Jawa Timur. Mereka harus memastikan seluruh pendanaan dari internal partai.
Instruksi tersebut langsung direspons Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah. Menurut Kanang, pihaknya sempat mempertimbangkan kerja sama dengan BUMN. Namun arahan Megawati membuat rencana itu batal.
BACA JUGA:Masuk Bursa Ketua DPC PDIP Lamongan, Wabup Dirham Serius Jalani Seleksi
BACA JUGA:Ke Lumajang, DPD PDIP Jatim Silaturahmi dan Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru
“Sudahlah, DPD saja yang bangun, tidak usah ke mana-mana,” kata mantan Bupati Ngawi tersebut.
Megawati juga menaruh atensi besar soal desain. Salah satu instruksi yang disampaikan adalah penggantian patung Bung Karno di halaman depan. Patung lama akan diganti dengan figur Bung Karno yang menonjolkan sisi intelektualnya. Mirip patung di Lemhannas RI.
“Yakni, saat Bung Karno duduk membaca buku di kursi. Filosofinya, Bung Karno adalah guru bangsa. Bukan sekadar proklamator. Dan selamanya Bung Karno adalah guru bangsa,’’ ucap Kanang.
Perbaikan fisik lainnya juga dilakukan secara signifikan. Area luar Istana Gebang yang sebelumnya menggunakan paving blok akan diganti dengan batu granit. Sehingga, tampilannya akan kian selaras dengan kompleks Makam Bung Karno (MBK) yang menggunakan material serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: