Cerita Polisi Terungkapnya Pembunuhan Alvaro: Pelaku Ada di Area Terang

Cerita Polisi Terungkapnya Pembunuhan Alvaro: Pelaku Ada di Area Terang

ILUSTRASI Cerita Polisi Terungkapnya Pembunuhan Alvaro: Pelaku Ada di Area Terang.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Inilah penyebab terungkapnya kasus pembunuhan bocah Alvaro Kiano, 6. Diceritakan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan. Delapan bulan tim polisi salah mencurigai orang. Akhirnya terungkap dari saksi kunci remaja pria inisial G. Di saat penyelidikan buntu.

KUTIPAN ”tiada pembunuhan yang sempurna” adalah menyesatkan. Keliru. Itu cuma diucapkan saat suatu pembunuhan terungkap. Padahal, sangat banyak pembunuhan tak terungkap. Kalau tak percaya, simaklah kasus Alvaro berikut ini.

Kombes Nicolas: ”Di awal kasus, pada awal Maret 2025, yang melapor polisi kehilangan Alvaro itu tersangka AI (Alex Iskandar) bersama ayah mertuanya, Tugimin (kakek Alvaro). Mereka kami periksa, tapi tidak kami curigai.”

BACA JUGA:Pembunuhan Alvaro Terungkap setelah Delapan Bulan: Mata Rantai Info Saksi

BACA JUGA:Kasus Pembunuhan di Sumedang Dipicu KDRT: Motif Adik Bela Kakak

Sekadar review, sudah terungkap, Kamis sore, 6 Maret 2025, saat penting kasus ini. Hari itu hari ketujuh puasa Ramadan. Banyak anak berada di Masjid Jami Al‑Muflihun, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Mereka menunggu saat buka puasa. Alvaro ada di sana. Jelang Magrib, Alvaro dijemput Alex.

Penjemputan itu dilihat banyak orang. Terutama, marbot masjid, yang ditanyai Alex soal keberadaan Alvaro. Marbot bertanya ke Alex, ”Bapak siapa?” Dijawab, ”saya bapaknya.” 

Maka, marbot mengarahkan Alex agar menemui Alvaro di lantai dua masjid. Lalu, Alex dan Alvaro pergi.

BACA JUGA:Perampokan-Pembunuhan Sopir Taksi Online di Tol Jagorawi: High Risk Low Return

BACA JUGA:Pembunuhan Modus Pemalakan di Bogor: Don’t Talk to Strangers

Marbot, saat diperiksa polisi, menyatakan, ia tidak memperhatikan wajah pria penjemput Alvaro. Melihat, tapi tidak memperhatikan. ”Soalnya, saya lagi sibuk menyiapkan makanan untuk buka puasa,” katanya. Dengan demikian, jejak Alex tak terlacak. 

Setelah penjemputan itu, Alex membunuh Alvaro. Mayatnya disimpan di garasi rumahnya. Tiga hari kemudian, Minggu, 9 Maret 2025, mayat dibungkus plastik, dibuang di bawah Jembatan Cilalay, Desa Singabraja, Kecamatan Tenjo, Bogor.

Dua hari kemudian Alex dan Tugimin melapor kehilangan anak (Alvaro) ke Polsek Pesanggrahan. Tugimin yang merawat Alvaro dan tinggal bersamanya di dekat masjid lokasi jemput itu. 

Alex ayah tiri Alvaro. Alex menikahi ibunda Alvaro, Arumi, Desember 2023. Saat itu Arumi janda anak satu, Alvaro. Mantan suami Arumi alias ayah kandung Alvaro dipenjara di Lapas Cipinang, kasus narkoba.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: