Kunjungi Islamic Center Gresik Universal Science, Gubernur Khofifah Sebut Layak Jadi Eduwisata Baru

Kunjungi Islamic Center Gresik Universal Science, Gubernur Khofifah Sebut Layak Jadi Eduwisata Baru

KHOFIFAH INDAR PARAWANSA dan Gus Yani berkeliling Gresik Universal Scince dalam lawatan Minggu, 4 Januari 2026.--Prokopim Pemkab Gresik

HARIAN DISWAY – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke Islamic Center Gresik Universal Science (GUS) bersama cucunya pada Minggu, 4 Januari 2026. Orang nomor satu Jatim itu terkesan dengan kompleks tersebut.

Menurut Khofifah, GUS layak menjadi destinasi eduwisata baru berbasis literasi digital di Jatim. Itu menjadi bentuk nyata dukungannya terhadap pengembangan wisata Kabupaten Gresik

Siang itu, Khofifah menumpang Trans Jatim dari Terminal Bunder untuk menuju GUS. Dia didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

GUS sebagai wisata literasi digital menampilkan kekayaan daerah secara komprehensif. Wisata ini tidak hanya menyuguhkan budaya, tetapi juga potensi tiap kecamatan, mulai dari kuliner hingga mata pencaharian masyarakatnya,” ungkap Khofifah.

BACA JUGA:KKN-BKK di Gresik, Mahasiswa Unair Siap Dukung Pembangunan Berkelanjutan

BACA JUGA:Bupati Fandi Akhmad Yani Pimpin DPC PDIP Kabupaten Gresik

Dia berpesan kepada masyarakat agar ikut menjaga seluruh fasilitas yang ada di kawasan GUS. Menurutnya, keberadaan GUS sangat strategis dalam memperkuat literasi masyarakat dengan pendekatan yang relevan dengan kebiasaan generasi saat ini.

“Yang menarik, GUS mengintegrasikan literasi dengan audio visual. Kita tahu masyarakat sekarang lebih suka mendengar daripada membaca. Dengan strategi ini, masyarakat tetap memperoleh pengetahuan sekaligus meningkatkan taraf literasi,” paparnya.

Destinasi wisata yang berlokasi di Kecamatan Balongpanggang tersebut sudah soft opening pada 24 Desember 2025. Sejak saat itu, ribuan pengunjung dari berbagai daerah berdatangan. Khususnya, kalangan pelajar dan keluarga.

“Wisata GUS dirancang sebagai wisata edukasi dan literasi digital yang mendorong pengunjung menikmati setiap ruang secara perlahan. Di setiap ruang terdapat pesan sejarah dan budaya Gresik,” ujar Gus Yani, sapaan akrab bupati Gresik.

BACA JUGA:Air Umbulan Aliri 593 Rumah Warga Duduksampeyan Gresik

BACA JUGA:Dialog Publik, Bupati Gresik Ajak Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

Tingginya antusiasme pengunjung sejak soft opening menunjukkan bahwa wisata edukasi berbasis budaya dan sejarah masih memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat. GUS diharapkan menjadi ruang belajar alternatif yang menyenangkan sekaligus memperkuat identitas budaya Gresik. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: