Sensor Urin Rp160 Ribu dari Vivoo Ubah Kloset Jadi Pemantau Hidrasi Harian
Kini kita bisa mengecek kesehatan tubuh lewat produk Smart Toilet dari Vivoo.--wired.com
Perangkat ini tersedia dalam dua varian. Versi Nutrio memantau keton, hidrasi, dan tingkat keasaman urin yang berkaitan dengan diabetes, sementara varian Calci berfokus pada kadar kalsium sebagai indikator awal risiko batu ginjal.
Berbeda dengan Vivoo, Withings U-Scan menggunakan sistem kartrid yang harus diganti secara berkala. Pengguna juga perlu mengeluarkan perangkat dari kloset untuk pembersihan dan pengisian daya. Meski disertai sarung tangan karet dalam paket kartrid, proses ini dinilai kurang praktis bagi sebagian pengguna.
Di sisi lain, pendekatan paling kontroversial datang dari Kohler Dekoda. Perangkat ini memanfaatkan kamera di dalam kloset untuk memotret hasil buangan pengguna, lalu menganalisisnya menggunakan kecerdasan buatan.
BACA JUGA:University of Utah Ciptakan Tangan Bionik Berbasis AI, Mampu Tingkatkan Kealamian Gerak
BACA JUGA:Pertama Kali! Perusahaan Elon Musk Berhasil Tanam Chip di Otak Manusia
Namun, kekhawatiran privasi muncul setelah terungkap bahwa sistem enkripsi kamera tersebut tidak sepenuhnya aman. Selain itu, harganya yang mencapai USD 599 atau sekitar Rp 10 jutaan. Harga tersebut terbilang mahal. Sehingga dijangkau pasar luas.
Fenomena toilet pintar sebenarnya bukan hal baru, namun penerimaannya kini jauh berbeda dibanding satu dekade lalu. Jika dahulu konsep memantau isi kloset dianggap menjijikkan dan sempat menjadi bahan parodi, kini masyarakat semakin terbiasa memantau data biologis, mulai dari detak jantung, darah, hingga air liur.
Masuknya sensor urin seperti Vivoo menandai perubahan cara pandang terhadap kesehatan preventif. Toilet, yang selama ini hanya dianggap fasilitas sanitasi, perlahan bertransformasi menjadi alat pemantau kesehatan harian.
Bagi sebagian orang, ini mungkin terasa aneh. Namun bagi pasar teknologi kesehatan, kloset tampaknya menjadi penghasil data kesehatan berikutnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: