Nanopartikel Magnetik Jadi Terobosan Terapi Kanker Tulang dan Regenerasi Tulang
Ilustrasi diagnosis kanker tulang. Dua peneliti dari Brazil dan Portugal berhasil kembangkan inovasi nanoterapi magnetic untuk terapi kanker tulang.--freepik.com
HARIAN DISWAY - Peneliti dari Brazil dan Portugal mengembangkan material nano magnetik. Material tersebut mampu membunuh sel kanker tulang. Sekaligus mendukung proses regenerasi tulang.
Terobosan itu dinilai berpotensi menghadirkan metode terapi kanker tulang yang lebih cerdas dan minim invasif.
Material baru itu dirancang untuk menjalankan dua fungsi utama dalam satu tahap pengobatan. Di satu sisi, nanopartikel tersebut dapat menghancurkan sel kanker. Yakni melalui pemanasan berbasis medan magnet.
Sementara di sisi lain, lapisan bioaktifnya membantu material menyatu dengan tulang. Pun, merangsang proses penyembuhan jaringan tulang yang rusak.
BACA JUGA:Jessie J Bagikan Pesan Akhir Tahun yang Menyentuh Terkait Kanker Payudara
BACA JUGA:Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis di Masjid Cheng Hoo, Bantu Selamatkan Banyak Nyawa
Menurut para peneliti, material itu memanfaatkan inti besi oksida yang bersifat magnetik. Ketika ditempatkan dalam medan magnet bolak-balik, inti tersebut mampu menghasilkan panas lokal yang cukup untuk merusak atau mematikan sel kanker tulang.

Nanomaterial magnetik yang baru dikembangkan dapat secara selektif memanaskan dan menghancurkan sel kanker tulang sekaligus membantu pertumbuhan kembali tulang yang rusak.--Shutterstock
Proses itu dikenal sebagai magnetic hyperthermia dan dinilai lebih terarah. Karena meminimalkan dampak pada jaringan sehat di sekitarnya.
“Nanokomposit magnetik bioaktif sangat menjanjikan untuk terapi kanker tulang. Karena dapat mengablasi tumor melalui hipertermia magnetik. Sekaligus mendukung pertumbuhan tulang baru,” ujar penulis utama penelitian Dr. Ângela Andrade dilansir Science Daily.
Dia menjelaskan bahwa tantangan lama dalam pengembangan material semacam itu adalah menggabungkan sifat magnetik yang kuat dengan bioaktivitas tinggi dalam satu material.
BACA JUGA:Penyintas Kanker Hadiri Meet and Greet Film Sampai Titik Terakhirmu di Royal Plaza
BACA JUGA:Bra Purse: Wujud Kepedulian Aryani Widagdo Creativity Nest pada Kanker Payudara
“Kami menemukan bahwa kedua sifat tersebut bisa dicapai secara bersamaan. Sesuatu yang selama ini sulit diwujudkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: sciencedaily.com