K-Beauty, Tren Perawatan Kulit sebagai Sistem Hidup Jangka Panjang
Pendekatan K-beauty untuk perawatan kulit berkelanjutan yang sedang menjadi tren.--iStock
HARIAN DISWAY - Perawatan kulit ala Korea atau K-beauty yang jadi tren pada 2026 dinilai semakin relevan. Karena menekankan kesehatan kulit jangka panjang. Bukan hasil instan.
Pendekatan K-beauty tidak lagi sekadar mengejar tampilan glass skin. Melainkan berfokus pada fungsi kulit sebagai sistem hidup yang perlu dijaga hidrasi, perlindungan, dan kemampuan regenerasinya.
Dilansir India Tv, hal tersebut disampaikan dokter spesialis kulit Dr Akanksha Sanghvi, yang menilai K-beauty menempatkan pencegahan lebih penting daripada perbaikan setelah masalah muncul.
Salah satu ritual utama yang direkomendasikan adalah double cleansing. Tahapan itu dimulai dengan pembersih berbasis minyak untuk melarutkan sunscreen, riasan, dan polusi.

K-beauty sedang jadi tren. Sebab, metode itu menekankan perawatan kulit jangka panjang.--Freepik
BACA JUGA:5 Tren Skincare 2026: Dari Perawatan Regeneratif hingga Analisis Kulit Berbasis AI
BACA JUGA:Tren DIY Skincare Picu Kerusakan Kulit, Dokter Beri Peringatan
Lalu dilanjutkan pembersih berbasis air untuk mengangkat keringat dan sisa kotoran tanpa merusak lapisan asam alami kulit. Kombinasi itu membantu menjaga skin barrier tetap sehat dan mencegah iritasi.
Selain itu, K-beauty mengedepankan hidrasi berlapis. Bukan penggunaan satu krim berat. Serum, toner, dan essence bertekstur ringan digunakan secara bertahap agar mudah diserap.
Kandungan seperti hyaluronic acid, glycerin, dan beta-glucan kerap dipadukan dengan bahan aktif pencerah. Sehingga kulit tetap lembap tanpa tersumbat.
Perbaikan skin barrier juga menjadi langkah yang dianggap wajib. Banyak masalah kulit, seperti jerawat, pigmentasi, hingga penuaan dini, berawal dari lapisan pelindung kulit yang melemah.
BACA JUGA:Tren Metode Keramas ala Jepang, Fokus pada Kesehatan Kulit Kepala
BACA JUGA:5 Resolusi Kulit Sehat 2026 yang Realistis dan Ilmiah
Karena itu, K-beauty rutin menggunakan ceramide, kolesterol, dan asam lemak untuk meniru lipid alami kulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: