PHR Pastikan Temuan Hidrokarbon di Sumur Mustang Hitam-001 Blok Rokan
Sumur Mustang Hitam (MTH)-001 di Desa Libo Jaya, Kabupaten Siak, Riau-Dok.PT PHR-
PEKANBARU, HARIAN DISWAY— PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengonfirmasi Sumur Mustang Hitam (MTH)-001 di Desa Libo Jaya, Kabupaten Siak, Riau, sebagai discovery atau penemuan cadangan hidrokarbon baru.
Kepastian itu diperoleh setelah rangkaian evaluasi pengeboran dan uji produksi menunjukkan keberadaan minyak di wilayah kerja Blok Rokan.
Sumur eksplorasi MTH-001 mulai dibor pada 4 September 2025 dengan menggunakan Rig PDSI 52.3 berkapasitas 750 HP.
Proses pengeboran rampung pada 26 September 2025 dengan kedalaman akhir mencapai 6.464 ftMD atau 6.351,5 ftTVDSS. Secara geologi, sumur ini berada di South Aman Trough, bagian dari Central Sumatra Basin.
BACA JUGA:Dahlan Iskan Kagum Pertamina Hulu Rokan Punya 11 Ribu Sumur Minyak Aktif

Proses pengeboran rampung pada 26 September 2025 dengan kedalaman akhir mencapai 6.464 ftMD atau 6.351,5 ftTVDSS.-Dok.PT PHR-
Selama ini, area tersebut dikenal sebagai salah satu cekungan migas paling produktif di Indonesia.
Usai pengeboran, PHR melanjutkan kegiatan ke tahap uji produksi (production test) menggunakan Rig BMS-007. Uji produksi dilakukan pada periode 5 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.
Hasil pengujian tersebut mengonfirmasi potensi kandungan minyak dari play baru dengan perangkap stratigrafi pada Formasi Pematang URB dan Formasi Menggala. Temuan ini dinilai memberi sinyal positif.
Sebab, eksplorasi dilakukan di wilayah kerja yang sudah matang (mature field). PHR menilai, pendekatan interpretasi data yang optimal dan cara pandang baru terhadap potensi bawah permukaan, memberi peluang penemuan cadangan baru masih terbuka lebar.
BACA JUGA:Dahlan Iskan Acungi Jempol, Pertamina Hulu Rokan Bisa Hasilkan 160 Ribu Lebih Barel per Hari

Usai pengeboran, PHR melanjutkan kegiatan ke tahap uji produksi (production test) menggunakan Rig BMS-007-Dok.PT PHR-
Vice President Exploration PHR Regional 1 Suprayitno Adhi Nugroho menyampaikan Sumur MTH-001 berhasil membuktikan keberadaan hidrokarbon di dua formasi utama tersebut. “Laju produksi awal masih tergolong rendah, discovery ini membuka peluang pengembangan lebih lanjut melalui intervensi sumur dan evaluasi interval lain yang belum diuji,” ujarnya.
Formasi Pematang URB dikenal sebagai lapisan batuan tua yang menjadi sumber utama pembentukan migas. Sementara itu, Formasi Menggala merupakan lapisan batuan pasir (sandstone) yang berperan sebagai reservoir minyak utama di Cekungan Sumatra Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: