Racing Bulls Bangkit, Red Bull Melaju: Babak Baru F1 2026 Dimulai
Dari Kiri; Max Verstappen, Liam Lawson, Isack Hadjar dan Daniel Ricciardo, saat mereka bertemu di lintasan untuk mencoba mobil produksi Ford. --Twitter Formula 1 @F1
HARIAN DISWAY - Red Bull resmi membuka era baru Formula 1 melalui peluncuran tim, powertrain baru dan harapan bisa menantang gelar musim depan.
Peluncuran mobil balap dua tim bersaudara, Red Bull Racing dan Racing Bulls, untuk musim 2026 digelar dengan sangat epik dalam sebuah acara spektakuler di Detroit, Michigan, pada 15 Januari 2026.
Ini bukan sekadar peluncuran biasa. Acara tersebut menandai kolaborasi monumental dengan salah satu perusahaan paling ikonik di Amerika Serikat, Ford Motor Company.
Momentum ini juga menjadi peluncuran resmi proyek inovatif Red Bull Powertrains yang dikembangkan melalui kemitraan strategis dengan Ford.
Langkah ini diambil setelah perpisahan Red Bull dengan Honda pada akhir musim 2025.
Tim yang bermarkas di Milton Keynes, Inggris, kini memasuki era baru dengan mengandalkan powertrain buatan sendiri, sebuah proyek yang diharapkan mampu menghadirkan kinerja revolusi pada musim-musim mendatang.
BACA JUGA:Red Bull Luncurkan Corak Baru di F1 2026, Begini Perbedaannya!
BACA JUGA:Red Bull di Persimpangan Sejarah: Ujian Mekies dan Loyalitas Verstappen
Namun perhatiannya tidak hanya tertuju pada Red Bull Racing. Masa depan tim Racing Bulls juga menjadi sorotan, mengingat mereka tengah bersiap menjalani transformasi besar, terutama dalam komposisi pembalap dan pemasok unit daya.
Racing Bulls resmi merekrut Arvid Lindblad, pembalap muda berbakat asal Inggris berusia 18 tahun, yang akan menjalani debut Formula 1 setelah finis di posisi keenam pada musim perdananya di ajang Formula 2.
Promosi Lindblad terjadi setelah Isack Hadjar naik kelas ke Red Bull Racing, sebuah langkah yang dianggap tak terelakkan setelah penampilan impresif Hadjar, termasuk finis podium yang mengesankan di Sirkuit Zandvoort pada musim 2025.

Tim Red Bull meluncurkan livery baru untuk season 2026-redbullracing-instagram
Kini sorotan tertuju pada Arvid Lindblad, yang menghadapi persaingan relatif minim untuk kursi Racing Bulls. Situasi ini diperkuat oleh terbatasnya opsi pembalap dari jajaran akademi junior Red Bull.
Sejak bergabung dengan program akademi Red Bull pada tahun 2021, Lindblad telah menunjukkan perkembangan signifikan dan konsistensi performa, menjadikannya pilihan logis untuk musim 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: