Benturan Peradaban

Benturan Peradaban

ILUSTRASI Benturan Peradaban.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Itu sangat berbeda dengan Arab Saudi. Sebagai negara penguasa dua tempat paling suci bagi umat Islam, Makkah dan Madinah, Arab Saudi diharapkan menjadi pemimpin dunia Islam dalam percaturan geopolitik. 

Namun, harapan itu tidak terpenuhi karena Saudi lebih suka mendekat ke Amerika Serikat karena ketakutan terhadap pengaruh Iran dan Turkiye.

Maka, komunitas Islam dunia pun menjadikan Iran sebagai pionir dalam menghadapi Amerika Serikat. Iran sudah membuktikan ketangguhannya dalam melawan AS sejak revolusi Iran 1979. Itulah yang membuat AS mendendam kepada Iran. 

Namun, AS tidak bisa berbuat banyak karena Iran punya aliansi yang kuat dengan Tiongkok dan Rusia, dua musuh bebuyutan AS.

Perang AS melawan aliansi Iran itu bisa membawa akibat destruktif karena kedua pihak mempunyai senjata nuklir. Sejak Perang Dunia Kedua, kekuatan raksasa yang bersaing sama-sama menahan diri untuk tidak terlibat dalam perang nuklir. 

Kedua pihak sadar bahwa perang nuklir akan membawa akibat MAD (mutually assured destruction), ’jaminan kehancuran di kedua pihak’.

Sebagaimana akronim MAD, yang berarti gila, hanya orang gila yang berani memulai perang nuklir. Dunia sedang berdoa semoga Donald Trump tidak menjadi orang gila. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: