Sabrang ‘Noe’ Letto Disorot setelah Terima Jabatan Tenaga Ahli DPN, Ini Kiprahnya di Dunia Teknologi Pemikiran
Pelantikan Sabrang Mowo Damar Panuluh sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional menyorot kiprahnya sebagai pemikir lintas disiplin di bidang teknologi.-Kementerian Setneg RI -
HARIAN DISWAY — Pelantikan Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) memantik beragam respons di ruang publik.
Pro dan kontra mengemuka, termasuk di kalangan Jamaah Maiyah, komunitas spiritual-budaya yang diinisiasi oleh ayahnya, Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun.
Namun di luar perdebatan tersebut, rekam jejak Sabrang menunjukkan kiprah panjang yang melampaui dunia musik.
BACA JUGA:Sabrang ‘Noe’ Letto dan Anak Hotman Paris Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
Ia dikenal publik bukan hanya sebagai vokalis grup band Letto, tetapi juga sebagai pemikir lintas disiplin yang aktif mengisi berbagai forum diskusi. Baik di lingkungan kampus maupun ruang-ruang publik lainnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, gagasannya juga kerap hadir melalui siniar dan kanal YouTube populer, menjangkau audiens yang lebih luas.

Pegiat Artificial Intelligence Sabrang Mowo Damar Panuluh.-caknun.com-
Di ranah pengembangan gagasan berbasis teknologi, Sabrang tercatat sebagai penggagas Opinium pada 2018.
Platform Opinium dirancang sebagai aplikasi penguji hoaks dan wadah demokrasi informasi. Melalui sistem reputasi serta pendekatan logika matematika, Opinium mendorong masyarakat untuk memverifikasi kebenaran konten secara rasional.
Pendekatan tersebut ditujukan untuk melawan disinformasi tanpa bergantung pada otoritas tunggal atau sekadar adu opini.
Kiprah Sabrang dalam demokrasi digital berlanjut melalui inisiatif Podium2024.id, sebuah platform akal imitasi (AI) yang diarsitekinya di bawah naungan Yayasan Kitiran Pelangi Ilmu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: