Tren Media dan Komunikasi 2026 (1): Berbasis Data untuk Future Practices
ILUSTRASI Tren Media dan Komunikasi 2026 (1): Berbasis Data untuk Future Practices.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Menurut survei Komdigi, kebanyakan masyarakat Indonesia melakukan transaksi jual beli di e-commerce minimal sekali dalam sebulan.
Jika melihat tren data tersebut, komunikasi dan media ke depan akan didominasi penggunaan dan akses ke media digital (online) dan media sosial.
Selain itu, tren ke depan diwarnai dengan makin kuatnya penetrasi AI, personalisasi konten, transaksi online, periklanan digital, serta tren munculnya para kreator ekonomi, pengembangan commerce media, dan langganan premium sebagai sumber pendapatan baru, sebagai pengganti iklan tradisional.
Ke depan tantangan yang dihadapi media kian kompleks. Pengelola media membutuhkan kemampuan mencermati data-data tren perilaku konsumen lebih presisi.
Melalui data riset dan kajian, pelaku komunikasi bisa menggali dan membaca kecenderungan untuk mengimplementasikan best practices dan menemukan future practices.
Pelaku komunikasi harus bisa memanfaatkan data yang melimpah untuk menjadi basis penyusunan langkah strategis guna menjemput peluang.
Selain itu, guna menjamin keberlanjutan, para pelaku komunikasi harus bisa membangun kolaborasi antarmedia, mampu mencipta event kreatif, dan bisa mendistribusikan channel strategis di ekosistem media sosial untuk perluasan jangkau audiens secara berkelanjutan. (*)
*) Surokim As adalah dosen Prodi Komunikasi, FISIB, UTM, serta peneliti media; pengurus dan anggota ISKI Jawa Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: