Prabowo Promosikan Danantara sebagai Mitra Investasi Global di WEF Davos 2026
Presiden Prabowo Subianto berpidato di Forum Ekonomi Dunia (WEF Annual Meeting) 2026, Davos, Swis, Kamis, 22 Januari 2026.-YouTube World Economic Forum-youtube
HARIAN DISWAY – Presiden Indonesia Prabowo Subianto mempromosikan Danantara di hadapan para pemimpin dunia dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Kamis, 22 Januari 2026.
Di hadapan para pemimpin dunia, ia menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra perekonomian dunia. “Dengan Danantara, Indonsia kini mampu menjadi mitra Anda,” ujar Prabowo.
Ia menjelaskan bahwa Danantara bermakna sebagai energi untuk menggerakkan masa depan Indonesia. Lembaga ini merupakan sovereign wealth fund (SWF) dengan aset kelolaan sebesar USD 1 triliun.
BACA JUGA:Indonesia Kembali ke Panggung WEF Davos setelah Lebih dari 1 Dekade, Prabowo Paparkan Prabowonomics
BACA JUGA:Presiden Prabowo Bertemu Raja Charles III, Bahas Diplomasi Lingkungan Melalui Konservasi Gajah
Berkat Danantara, kata Prabowo, Indonesia bisa berdiri sebagai mitra yang setara. Menurutnya, Indonesia kini bukan hanya dikenal sebagai negara yang stabil dan damai, tetapi juga sebagai “negeri penuh peluang” bagi investasi jangka panjang.
“Sekali lagi saya sampaikan bahwa saya yakin pertumbuhan ekonomi kita akan sangat mengejutkan banyak pihak di dunia,” tegasnya.
Prabowo pun mengajak para pemimpin dunia untuk berinvestasi dan tumbuh bersama melalui Danantara. Lembaga ini, menurutnya, dibentuk untuk membiayai dan ikut membiayai pengembangan industri-industri masa depan
“Karena itu kami membangun Dantara dengan pengawasan yang kuat dan tanggung jawab kelembagaan, serta berupaya mencari para eksekutif terbaik untuk memimpin Dantara.” kata ketua umum Partai Gerindra tersebut.
BACA JUGA:Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Presiden Prabowo Diskusikan Kerjasama di Sektor Maritim
BACA JUGA:Di Balik Pertemuan Prabowo dan Mahasiswa RI di London, Harapan Akses Pendidikan Lebih Merata
Saat ini, Danantara mengelola sekitar 1.444 badan usaha milik negara (BUMN). Yang rencananya akan dipangkas menjadi 300 perusahaan untuk efisiensi.
Prabowo menegaskan, Danantara harus dikelola dengan standar manajemen kelas dunia. Sebagai upaya, ia mengizinkan Danantara merekrut ekspatriat dan warga negara asing. Sebagai pemimpin perusahaan-perusahaan tersebut.
Ia menekankan pentingnya menghadirkan “otak-otak terbaik dunia” dalam proses transformasi ekonomi nasional.
“Mulai dari program-program sosial, upaya hilirisasi sumber daya alam, hingga usaha mencapai swasembada pangan dan energi, semuanya kini disertai dengan pengawasan yang kuat dan para pemimpin yang kapabel,” tutup Prabowo. (*)
*) Lailatul Arifah, Peserta Magang dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: youtube