Perbedaan Flu Biasa Dan Superflu, Waspada Penyebaran di Musim Hujan

Perbedaan Flu Biasa Dan Superflu, Waspada Penyebaran di Musim Hujan

Saat musim hujan datang, jangan anggap remeh gejala flu biasa. bisa jadi itu tanda superflu, virus baru yang lebih cepat menyebar dan lebih berat gejalanya.--pexel

HARIAN DISWAY - Musim penghujan melanda sebagian besar wilayah Indonesia. Kondisi cuaca lembap. Perubahan suhu sedang tidak menentu.

Itu membuat kasus penyakit saluran pernapasan, terutama flu, cenderung meningkat. Di tengah situasi tersebut, masyarakat diimbau lebih waspada terhadap peningkatan kasus Influenza A (H3N2) subclade K atau superflu

Istilah superflu sejatinya bukan nama penyakit baru. Anda sudah tahu, sebutan itu muncul di ruang publik. Yakni untuk menggambarkan lonjakan penularan influenza musiman yang terjadi relatif cepat dalam beberapa waktu terakhir.

Peningkatan kasus itu dilaporkan tidak hanya di Indonesia. Tetapi juga di sejumlah negara lain, seiring masuknya varian Influenza A (H3N2) subclade K ke dalam sirkulasi global.

BACA JUGA:Fraksi PDIP Minta Pemprov Waspadai Superflu yang Mengancam Jatim

BACA JUGA:Kasus Super Flu Terdeteksi di Bali, Menkes Sebut Ringan dengan Tingkat Kematian Rendah


Suhu tubuh naik? Jangan langsung anggap flu biasa. Waspada superflu, infeksi virus baru yang gejalanya mirip flu biasa. Tapi lebih cepat berkembang dan bisa lebih serius.--pexel

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat, keberadaan varian subclade K di Tanah Air terdeteksi sejak Agustus 2025.

Temuan tersebut diperoleh melalui pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) serta pemantauan sistem surveilans ILI-SARI (Influenza Like Illness–Severe Acute Respiratory Infection).

Dari hasil pemantauan itu, kelompok yang paling rentan terinfeksi adalah anak-anak, lanjut usia, individu dengan daya tahan tubuh rendah, serta mereka yang memiliki penyakit penyerta atau kondisi medis kronis.

Meski demikian, Kemenkes menegaskan bahwa situasi saat ini masih terkendali. Tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkan varian itu dinilai tidak lebih berat dibandingkan influenza musiman pada umumnya.

BACA JUGA:Kasus Super Flu di Indonesia Capai 62, Terbanyak di Jawa Timur

BACA JUGA:62 Kasus Super Flu di Indonesia, Wamenkes Pastikan Masih Aman

Namun, kewaspadaan tetap diperlukan. Terutama di tengah musim hujan yang mempermudah penyebaran virus.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: