Geledah Dana Syariah, Bareskrim Bongkar Modus Proyek Fiktif
Kantor Dana Syariah Indonesia digeledah Polisi.--detiknews
HARIAN DISWAY - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menggeledah kantor pusat PT Dana Syariah Indonesia (DSI) di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan. Penggeledahan tersebut terkait pengembangan dugaan tindak pidana fraud atau penipuan yang merugikan masyarakat.
Direktur Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak, menegaskan bahwa penggeledahan yang berlangsung dari Jumat, 23 Januari sore hingga Sabtu, 24 Januari pagi itu dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti. "Untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti yang terkait dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan atau penipuan melalui media elektronik," kata Ade Safri dalam keterangannya, Sabtu, 24 Januari 2026.
Selain itu, upaya paksa ini juga bagian dari penyelidikan dugaan tindak pidana pembuatan laporan keuangan palsu. "Serta tindak pidana pencucian uang atas penyaluran pendanaan dari masyarakat yang dilakukan oleh PT DSI dengan menggunakan proyek fiktif dari data borrower eksisting," imbuhnya.
BACA JUGA:HMI Jakarta Raya Laporkan Dugaan Fraud Kredit Rp700 Miliar Bank Syariah M ke Bareskrim
BACA JUGA:Bareskrim Polri Ungkap 664 Kasus Judi Online Sepanjang 2025
Dalam operasi selama sekitar 16 jam tersebut, penyidik berhasil menyita sejumlah barang bukti fisik dan elektronik. Barang bukti tersebut dikatakan memiliki hubungan langsung dengan dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki.
Sebelumnya, Bareskrim telah mengungkap indikasi kecurangan dalam dugaan kasus gagal bayar platform investasi DSI kepada para pemberi pinjaman (lender). Salah satu modus yang diduga kuat digunakan adalah pembuatan proyek fiktif dengan memanfaatkan data peminjam (borrower) yang sudah ada.
"Salah satunya adalah dengan modus penggunaan proyek fiktif dengan menggunakan data atau informasi borrower existing," kata Ade Safri dalam kesempatan terpisah.
BACA JUGA:Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Ratusan Rekening Diblokir
BACA JUGA:Kejagung Lacak Cheryl Darmadi, Tersangka Pencucian Uang PT Duta Palma Group
Kasus ini terus bergulir setelah sebelumnya Bareskrim telah memeriksa puluhan orang terkait indikasi fraud di PT Dana Syariah Indonesia. Penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap lebih dalam praktik yang diduga merugikan banyak pihak tersebut. (*)
*) Mahasiswa MBKM, Program Studi Sastra Indonesia, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: detiknews