Rekomendasi 5 Game Story Driven yang Cocok Dimainkan di Laptop RAM 4 GB
5 game story driven yang bisa dimainkan di laptop RAM 4GB. --storex
HARIAN DISWAY - Laptop dengan RAM 4 GB masih menjadi perangkat paling umum digunakan oleh pelajar, mahasiswa, hingga pekerja kantoran.
Meski spesifikasinya tergolong terbatas jika dibandingkan dengan standar laptop gaming masa kini, perangkat ini tetap memiliki potensi besar sebagai media hiburan digital.
Salah satunya lewat game bergenre story driven yang lebih menekankan kekuatan narasi, atmosfer, dan pengalaman emosional ketimbang grafis berat.
Game story driven dikenal mengajak pemain larut dalam cerita. Alur narasi, karakter yang kuat, serta pilihan-pilihan yang memengaruhi jalan cerita menjadi daya tarik utama.
Menariknya, banyak game dengan pendekatan semacam ini justru dirancang dengan visual sederhana dan kebutuhan sistem yang rendah. Artinya, laptop RAM 4 GB masih sangat mampu menjalankannya secara stabil.
BACA JUGA:Blood Message, Game Aksi Sinematik Bergaya God of War dan Terasa Seperti Black Myth Wukong
BACA JUGA:Review Arknights: Endfield 2026, Game Pabrik Gacha yang Ramah Pemain Gratisan
Bagi pemain yang mencari pengalaman bermain yang lebih personal dan mendalam, game story driven menjadi pilihan ideal. Tidak perlu frame rate tinggi atau resolusi ultra, yang dibutuhkan hanyalah cerita yang mampu meninggalkan kesan.
Ini dia lima game story driven yang terbukti ramah untuk laptop RAM 4 GB, sekaligus menawarkan kualitas cerita yang kuat dan berkelas.
Life is Strange

Life is Strange adalah game visual novel dengan kisah yang menarik untuk diikuti. --WCCflesh
Life is Strange menjadi salah satu game story driven paling berpengaruh dalam satu dekade terakhir. Game ini mengisahkan Max Caulfield, seorang siswi fotografi yang memiliki kemampuan memutar waktu.
Dari sisi teknis, Life is Strange masih dapat dimainkan di laptop RAM 4 GB dengan pengaturan grafis rendah.
Kekuatan utama game ini terletak pada penceritaan yang emosional. Pilihan dialog dan keputusan pemain berdampak langsung pada jalan cerita.
Hubungan antar karakter dibangun secara perlahan, membuat pemain terikat secara emosional. Tema persahabatan, trauma, dan konsekuensi menjadi benang merah yang kuat sepanjang permainan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: