Kemenhaj Mulai Program Beras Haji Nusantara untuk Konsumsi Jamaah
Program Beras Haji Nusantara mulai dijalankan Kemenhaj. Jemaah menerima nasi premium asal Indonesia sebagai menu konsumsi selama ibadah di Tanah Suci.-ist-
JAKARTA, HARIAN DISWAY - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf meresmikan peluncuran program bernama Beras Haji Nusantara.
Program ini disusun sebagai strategi pemenuhan kebutuhan pangan jamaah haji Indonesia musim 1447 H atau 2026 M dengan memakai beras produksi dalam negeri di Tanah Suci.
Upaya tersebut diarahkan agar jamaah memperoleh makanan bermutu sekaligus mendorong sektor pertanian nasional tampil pada level global.
BACA JUGA:Indonesia Jadi Pelopor Kampung Haji di Mekkah, Prabowo: Negara Lain Mulai Mengikuti
BACA JUGA:Bangun Kampung Haji, Indonesia Jadi Negara Pertama Beli Properti di Mekah dan Madinah
Menurut Menhaj, kebutuhan beras bagi 205.420 orang yang terdiri dari jamaah reguler dan petugas diperkirakan mencapai 2.280 ton.
Perhitungan itu berasal dari total 111 kali jadwal makan selama jamaah berada di Makkah, Madinah, serta kawasan Armuzna.
"Spesifikasi yang kami dorong adalah beras premium, long grain, dengan tingkat pecahan maksimal 5%,"ungkap Menhaj pada Senin, 9 Februari 2026.
Selama ini dapur katering di Arab Saudi lebih banyak memakai beras impor dengan kisaran harga 150 SAR per 40 kg atau sekitar Rp16.824 per kg.
Melalui program tersebut pemerintah menargetkan harga Beras Haji Nusantara saat sampai di dapur dapat ditekan menjadi sekitar Rp16.000 per kg. Kebijakan ini juga diarahkan untuk efisiensi serta penyeragaman menu jamaah.
Pemerintah juga menetapkan standar porsi makan jamaah tiap sajian, meliputi nasi 170 gram, lauk 80 gram, sayur 75 gram, air mineral, serta buah pelengkap.
BACA JUGA:Indonesia Ekspor Beras dan Bumbu untuk Jamaah Haji 2026
BACA JUGA:Kemenhaj Gelar Bimtek Pemvisaan Haji 2026, Siapkan 110 Petugas Jamin Akurasi Dokumen Jamaah
“Kami akan mewajibkan penggunaan beras Indonesia bagi seluruh dapur penyedia layanan melalui penugasan Kantor Urusan Haji,” ucap Menhaj.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: disway.id