Pelatihan Komcad bagi ASN Dimulai April 2026, Kemhan: Prinsipnya Sukarela!

Pelatihan Komcad bagi ASN Dimulai April 2026, Kemhan: Prinsipnya Sukarela!

Kemhan membuka pelatihan Komponen Cadangan bagi ASN mulai April--Dok. PCO

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Kementerian Pertahanan akan memulai pelatihan Komponen Cadangan untuk aparatur sipil negara pada April 2026.

Program ini menjadi bagian penguatan sistem pertahanan negara dengan melibatkan pegawai pemerintah sebagai unsur pendukung militer saat dibutuhkan.

"Pelatihan Komcad ASN direncanakan dimulai pada April, dengan sasaran ASN dari 49 Kementerian/Lembaga yang berada di Jakarta," ungkap Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait kepada awak media di Jakarta pada Rabu, 11 Februari 2026.

Koordinasi masih berjalan untuk merumuskan teknis pelaksanaan, mencakup tahapan kegiatan, jumlah peserta tiap instansi, serta mekanismenya.

BACA JUGA:Kejagung Ungkap Perkembangan Perkara Pengadaan Satelit Kemhan

BACA JUGA:Kemhan dan TNI Siap Dukung Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia, Tunggu Instruksi Presiden

"Akan diumumkan secara resmi setelah ditetapkan, dan prinsipnya adalah sukarela," tambahnya 

Program pelatihan Komcad bagi ASN disebutnya sebagai bagian penguatan pertahanan negara yang telah memiliki dasar hukum dan sudah berlangsung sejak 2021.

Sejak 2021 hingga 2025, Kementerian Pertahanan telah menyelenggarakan Komcad ASN dengan total sekitar 1.333 personel.

BACA JUGA:Kemhan Rencanakan Bangun Ops Room Presiden di Istana Negara

BACA JUGA:Menhan Pastikan 4.000 ASN Akan Dilibatkan Menjadi Komcad

"Tujuan menambah kesiapan suber daya manusia pendukung komponen utama apabila dibutuhkan, memperkuat ketahanan internal institusi terhadap ancaman nirmiliter, serta membangun disiplin dan etos kerja," tegasnya.

Menurutnya, partisipasi ASN sejalan dengan agenda bela negara serta prioritas nasional pada sektor pertahanan.

Wamenhan Donny Ermawan Taufanto mengungkapkan pendidikan dasar Komcad akan diikuti sekitar 4.000 ASN.

Ia menyebut keikutsertaan ASN dalam Komcad bertujuan menumbuhkan pengabdian kepada negara melalui penguatan rasa cinta tanah air dan nasionalisme. Pelatihan dasar militer akan diikuti ASN berusia 18 hingga 35 tahun. (*)

*) Abidah Hayu Anggonoraras, peserta magang dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: cnnindonesia.com