BGN Cetak Rekor, Anggaran MBG Rp32,1 Triliun Cair dalam 1,5 Bulan

BGN Cetak Rekor, Anggaran MBG Rp32,1 Triliun Cair dalam 1,5 Bulan

Dadan Hindayana selaku Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan jika pihaknya tarik dana Rp32.1 triliun untuk program MBG di awal 2026.-dok disway-

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat rekor pencairan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam waktu relatif singkat pada awal 2026.

Hingga satu setengah bulan pertama tahun anggaran berjalan, dana yang telah dicairkan mencapai Rp32,1 triliun.

Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut capaian tersebut menjadi rekor baru dalam sejarah penyaluran anggaran pemerintah.

“BGN sudah mencairkan Rp32,1 triliun dan sebelumnya tidak ada kementerian yang mencairkan jumlah sebesar itu selama 1,5 bulan,” ujarnya.

BACA JUGA:Prabowo Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Rakyat, Serap Petani hingga Ibu Rumah Tangga

BACA JUGA:Prabowo: MBG Diremehkan Kaum Elit, Tapi Jadi Penyelamat Gizi Mayoritas Rakyat

Pencairan dana MBG dilakukan melalui skema penyaluran bertahap yang telah disederhanakan.

Dari total dana Rp32,1 triliun tersebut, sekitar 70 persen dialokasikan untuk kebutuhan bahan baku, sekitar 20 persen digunakan untuk biaya operasional termasuk gaji karyawan, serta 10 persen dialokasikan sebagai insentif bagi mitra.

"Investasi kita dengan MBG itu nanti return-nya akan tinggi," ucapnya.

BACA JUGA:Jangkau 60 Juta Penerima, Prabowo Sebut Keberhasilan Program MBG Mencapai 99,99 Persen

BACA JUGA:Prabowo Subianto Tegas Bela MBG, Sebut Anggaran Lebih Bermanfaat daripada Rapat dan Seminar di Hotel

Menurut Dadan, Program MBG tidak hanya berdampak pada perbaikan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) melalui penguatan konsumsi rumah tangga, peningkatan investasi, dan belanja pemerintah.

“Sekaligus menjamin pembelian dari seluruh produk yang ada. Dengan MBG ini lapangan kerja diciptakan karena satu SPPG membutuhkan 50 orang dan harus ada pemasok,” jelasnya.

Dengan capaian awal tersebut, pemerintah berharap dampak program MBG terhadap gizi, pendidikan, dan perekonomian dapat terukur dalam jangka menengah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: