Chess Kids 2026 Jadi Ajang Regenerasi Catur Surabaya

Chess Kids 2026 Jadi Ajang Regenerasi Catur Surabaya

Suasana pertandingan catur, Chess Kids: Standard Chess Competition 2026. Sabtu, 14 Februari 2026-Tri Yoga Arya-Harian Disway

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Puluhan pecatur cilik memenuhi Warkotea Suroboyo, Sabtu, 14 Februari 2026. Mereka berkompetisi hingga Minggu, 15 Februari 2026, dalam ajang Chess Kids: Standard Chess Competition 2026.

Turnamen garapan King Knight Creative itu menjadi ajang penjaringan bibit atlet asli Kota Pahlawan. Fokus utamanya adalah persiapan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Panitia menetapkan syarat ketat bagi para peserta. Mereka wajib berdomisili Surabaya yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK). Selain itu, usia peserta dibatasi maksimal 12 tahun untuk kategori U12.

Founder King Knight Creative, Hesnud Daula menegaskan bahwa Surabaya sedang menghadapi tantangan regenerasi. Saat ini, stok atlet pelapis untuk kategori junior mulai menipis.


Suasana pertandingan catur, Chess Kids: Standard Chess Competition 2026. Sabtu, 14 Februari 2026-Tri Yoga Arya-Harian Disway

BACA JUGA:Kuota Catur di SEA Games 2025 Dipangkas Lebih dari Separuh, Ketum PB Percasi Akan Menemui Menpora

BACA JUGA:Bank Jatim Sincia Run 2026 Ramai Family Runners, Ajarkan Anak Hidup Sehat

Sejumlah andalan Surabaya saat ini, seperti peraih emas Porprov Andi Rajasa, segera memasuki kategori senior. Usia mereka hampir menyentuh batas maksimal untuk mengikuti Porprov.

"Tahun depan mereka sudah tidak bisa lagi memperkuat tim junior. Kita harus menyiapkan penggantinya dari sekarang," ujar Hesnud di lokasi pertandingan.

Berbeda dengan turnamen biasanya, ajang tersebut tidak menggunakan sistem catur cepat (rapid). Panitia mewajibkan format catur standar atau klasik bagi seluruh peserta.

Setiap pemain diberikan waktu pikir 30 menit. Terdapat tambahan waktu 30 detik setiap kali pemain melangkah (increment). Format itusengaja dipilih untuk mengasah ketahanan mental sejak dini.

BACA JUGA:Akhiri Kontroversi VAR, KOVO Perkenalkan Wasit AI di V-League

BACA JUGA:AVC Putri 2026: Saat Megatron Kembali Menghantui Korea Selatan

Peraih emas Porprov Jatim Andi Rajasa yang memantau jalannya lomba menyebut catur klasik adalah menu wajib. Terutama bagi atlet yang ingin mengejar gelar internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: