Makna Kibasan Ekor Anjing, Sarana Interaksi dan Komunikasi

Makna Kibasan Ekor Anjing, Sarana Interaksi dan Komunikasi

Ekor pada anjing merupakan sarana untuk berkomunikasi. Ekor yang tinggi, misalnya, menunjukkan sikap percaya diri.--freepik.com

Bahwa satwa itu cenderung lebih rileks ketika melihat sesamanya mengibaskan ekor ke kanan. Namun, jika kibasan lebih condong ke kiri, anjing lain bisa merasakan stres atau kewaspadaan.

BACA JUGA:Siberian Husky, Si Anjing Ramah, Bisa jadi Peliharaan yang Asyik

BACA JUGA:Camat Lakarsantri Dukung Penuh Komunitas Pecinta Anjing, Asalkan Jaga Kebersihan

Meski ekor memberikan banyak petunjuk, para ahli mengingatkan agar tidak terlalu terpaku. Jangan hanya menafsirkan emosi anjing berdasarkan kibasan ekor semata.

Patut diperhatikan posisi telinga, postur tubuh secara keseluruhan, hingga kondisi bulu dan ekspresi mata. Melihatnya secara keseluruhan membuat seseorang memahami kondisi emosional anjing. Bahkan lebih akurat.

Kibasan ekor memang hampir selalu menandakan adanya rangsangan atau kegembiraan. Namun, kegembiraan tersebut tidak selalu berarti kebahagiaan. Dalam beberapa situasi, kibasan ekor bisa mencerminkan antisipasi, cemas, atau ketegangan.

Karena itu, memahami bahasa tubuh anjing membutuhkan pengamatan menyeluruh. Jangan terlalu dini untuk membuat kesimpulan. Amati gerak-geriknya. Seperti cara berdiri, posisi telinga, hingga sorot mata.

BACA JUGA:Sander, Anjing Raksasa yang Mencuri Perhatian pada Pawjoeang 2023

BACA JUGA:Pawjoeang 2023 : Ajang Jalan-jalan dan Lomba untuk Pecinta Anjing

Pada akhirnya, ekor adalah alat komunikasi penting bagi anjing. Itu dapat membantunya berinteraksi. Baik dengan sesama maupun manusia.

Dengan memahami maknanya, pemilik hewan peliharaan dapat membangun hubungan yang lebih baik. Pun, lebih peka terhadap kebutuhan emosional sahabat berkaki empat itu. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: pethealthnetwork.com