Rating Pemain Inter Milan Usai Takluk 3-1 dari Bodo/Glimt: Hanya Nicolo Barella yang Solid

Rating Pemain Inter Milan Usai Takluk 3-1 dari Bodo/Glimt: Hanya Nicolo Barella yang Solid

Potret para pemain Inter Milan tertunduk lesu usai takluk dari Bodo Glimt di leg pertama playoff babak gugur Liga Champions UEFA 2025/2026. Kamis, 19 Februari 2026.--Instagram @bodoglimt

HARIAN DISWAY - Inter Milan secara mengejutkan harus takluk saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada leg pertama play-off babak gugur Liga Champions UEFA 2025/2026. 

Bermain di Aspmyra Stadion pada Kamis, 19 Februari 2026 dini hari WIB, pasukan Cristian Chivu itu tumbang dengan skor 3-1.

Bodo/Glimt membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-20 melalui gol Sondre Brunstad Fet. Inter Milan sempat merespons dengan baik setelah Francesco Pio Esposito menyamakan kedudukan pada menit ke-30.

Namun memasuki babak kedua, Bodo/Glimt tampil lebih efektif. Jens Petter Hauge membawa tuan rumah kembali unggul pada menit ke-61 sebelum Kasper Hogh memperlebar jarak tiga menit kemudian.

BACA JUGA:Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter Milan: Kondisi Kedua Tim dan Perkiraan Line Up

BACA JUGA:Barca Bidik Marcus Thuram, Inter Milan Patok Harga Rp1,6 Triliun

Secara keseluruhan, performa Inter dalam laga ini terlihat menurun drastis dibandingkan enam pertandingan sebelumnya yang selalu berakhir dengan kemenangan di semua kompetisi. 

Biasanya tampil solid dalam transisi dan agresif dalam menekan, kali ini Nerazzurri (julukan Inter Milan) justru tampak kehilangan ritme, terutama setelah kebobolan gol kedua. 

Intensitas menurun, jarak antar lini melebar, dan koordinasi pertahanan terlihat kurang rapi saat menghadapi serangan cepat tuan rumah.

Francesco Pio Esposito memang sempat mencetak gol penyama kedudukan, tetapi kontribusinya di luar momen tersebut relatif minim. 

BACA JUGA:Inter Milan Tanpa Calhanoglu dan Frattesi Jelang Hadapi Bodo/Glimt di Playoff Liga Champions

BACA JUGA:Spalletti Kritik Chivu Usai Kontroversi Juventus vs Inter Milan, Tetap Bela Bastoni


Selebrasi penyerang Bodo Glimt, Jens Petter Hauge, usai mencetak gol dalam laga kontra Inter Milan. Kamis, 19 Februari 2026.--Instagram @bodoglimt

Lini belakang Bodo/Glimt yang disiplin dan kompak membuat Inter kesulitan mengalirkan bola ke area berbahaya. Serangan kerap terhenti di sepertiga akhir lapangan, sementara kreativitas di lini tengah tidak berkembang maksimal seperti laga-laga sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber