Jangan Salah Pilih! Kenali Ciri-Ciri Kurma yang Mengandung Pemanis dan Pengawet
Kenali ciri-ciri kurma yang mengandung pemanis dan pengawet--pexels
HARIAN DISWAY — Permintaan kurma meningkat tajam pada Ramadan 2026. Pasar pun dibanjiri beragam varian kurma. Selektif dan cermat memilih menjadi kunci agar terhindarkan dari produk yang tidak sesuai ekspektasi.
Tidak semua produk yang ada di pasar itu alami. Sebagian kurma bisa jadi mengandung pemanis buatan atau pengawet tertentu untuk mempercantik tampilan dan memperpanjang masa simpan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek label, izin edar, serta kondisi fisik produk pangan sebelum membeli. Kurma sejatinya sudah memiliki rasa manis alami sehingga tidak memerlukan tambahan gula buatan.
Berikut beberapa ciri kurma yang patut diwaspadai:
BACA JUGA:Mengenal Trik Marketing Iklan Sirup dan Kurma Saat Ramadan, Sampai Jadi Tradisi Tahunan
BACA JUGA:Kurma Jallab, Minuman Manis Pas untuk Berbuka Puasa
1. Rasa Terlalu Manis dan Tidak Alami
Kurma asli memiliki rasa manis khas dengan sedikit sensasi karamel. Jika rasanya "tajam", lengket berlebihan di lidah, atau seperti sirup gula, patut dicurigai adanya tambahan pemanis.
2. Permukaan Terlalu Mengilap dan Basah
Kurma alami memang sedikit mengilap, tetapi jika terlihat sangat basah seperti dilapisi cairan gula, bisa jadi telah ditambahkan larutan glukosa atau sirup untuk meningkatkan tampilan.
3. Aroma Tidak Wajar
Kurma segar memiliki aroma lembut dan manis alami. Jika tercium bau asam menyengat atau aroma kimia yang tidak biasa, sebaiknya hindari.
4. Tahan Terlalu Lama Tanpa Perubahan
Kurma tanpa pengawet tetap bisa bertahan lama secara alami, tetapi jika disimpan pada suhu ruang dalam waktu lama dan tidak menunjukkan perubahan tekstur sama sekali, perlu dicek kembali label kemasannya.
BACA JUGA:Takjil yang Muncul saat Ramadan, Mengapa Identik Kurma, Kolak, dan Es Buah?
BACA JUGA:Mengenal Trik Marketing Iklan Sirup dan Kurma Saat Ramadan, Sampai Jadi Tradisi Tahunan

KOMPOSISI PRODUK perlu dibaca dengan teliti sebelum membeli--Shopee
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyarankan konsumen untuk membaca komposisi produk dengan teliti. Kurma murni seharusnya hanya mencantumkan satu bahan, yaitu kurma itu sendiri. Tak ada tambahan pemanis maupun bahan pengawet sintetis.
Selain itu, produk impor resmi biasanya mencantumkan nomor izin edar BPOM dan informasi distribusi yang jelas. Hindari membeli kurma curah yang tidak diketahui asal-usulnya, terutama jika dijual dengan harga jauh lebih murah dari pasaran.
Sebagai langkah aman, pilih kurma dengan tekstur kenyal alami, tidak terlalu keras atau terlalu lembek, serta tidak mengeluarkan cairan berlebihan. Simpan di wadah tertutup dan di tempat sejuk untuk menjaga kualitasnya.
Masyarakat diimbau untuk menjadi konsumen cerdas dengan menerapkan prinsip cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa sebelum membeli. Dengan lebih teliti, Anda bisa menikmati kurma yang sehat, alami, dan aman dikonsumsi selama Ramadan 2026. (*)
BACA JUGA:Jenis Kurma Paling Rendah Gula untuk Penderita Diabetes di Tahun 2026
BACA JUGA:Lebih dari Sunnah, Ini 7 Manfaat Mengonsumsi Kurma dan Air Saat Berbuka untuk Kesehatan
*) Mahasiswa Magang Prodi Akidah dan Filsafat Islam UINSA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: bpom