Chelsea Lebih Tajam Tanpa Cole Palmer? Data Ungkap Fakta Mengejutkan
Cole Palmer dalam laga Arsenal vs Chelsea, lanjutan Premier League 2025/2026 matchday ke-28, Senin 2 Maret 2026-Catherine Ivill-Getty Images
HARIAN DISWAY - Chelsea menghadapi pertanyaan besar: mampukah mereka kembali memaksimalkan performa Cole Palmer yang belakangan terlihat menurun?
Penyerang berusia 23 tahun itu sebelumnya dinobatkan sebagai pemain terbaik kedelapan dunia di ajang Ballon d'Or pada September lalu. Namun, baik data statistik maupun pengamatan di lapangan menunjukkan adanya penurunan performa signifikan.
Dalam kekalahan 2-1 dari Arsenal, Palmer hanya mencatatkan satu tembakan sepanjang 83 menit sebelum ditarik keluar. Sebuah pemandangan yang jarang terjadi bagi pemain yang selama ini menjadi motor serangan The Blues.
Faktor Kelelahan dan Cedera
Di internal klub, Palmer masih dianggap “untouchable”. Mantan pelatih kepala Enzo Maresca bahkan pernah menyebutnya sebagai pemain terbaik Chelsea.
Sementara pelatih anyar Liam Rosenior disebut telah beberapa kali menggelar pertemuan khusus dengan sang bintang sejak mengambil alih kursi kepelatihan.
BACA JUGA:Chelsea Ditabok Arsenal, Rosenior Murka The Blues Kena Kartu Merah Lagi
BACA JUGA:Arsenal vs Chelsea 2-1, Jurrien Timber Ajak Fans Nikmati Momentum
Meski begitu, Palmer sendiri mengakui belum kembali ke level terbaiknya. Salah satu faktor utama adalah kelelahan. CEO Professional Footballers’ Association, Maheta Molango, menyoroti beban berat yang ditanggung pemain timnas Inggris tersebut.
“Tiga musim panas berturut-turut tanpa libur. Orang bilang dia jutawan, ya memang. Tapi itu tidak memberinya paru-paru atau kaki ekstra. Saya ingin melihat Cole Palmer di lapangan karena dia pemain yang membuat saya bermimpi,” ujar Molango dalam forum Business of Football Summit.
Selama tiga tahun tanpa jeda musim panas, Palmer telah memainkan 112 pertandingan untuk klub dan tim nasional. Jadwalnya mencakup Piala Dunia Antarklub bersama Chelsea, Piala Eropa bersama Timnas Inggris, serta Euro U-21 sebelumnya.
Beban tersebut berdampak pada kondisi fisiknya. Palmer mulai mengalami masalah cedera pangkal paha berulang di akhir musim lalu. Ia absen lebih dari enam pekan sebelum kembali pada Desember, dan hingga kini masih dalam pemantauan tim medis.

Cole Palmer, salah satu pemain bintang Chelsea tinggalkan The Blues musim panas-Tangkapan layar Instagram@colepalmer10-
Statistik Bicara
Sejak pulih dari cedera pada Desember, Palmer mencetak tujuh gol dan tiga assist dalam 16 laga. Namun, empat dari tujuh gol itu berasal dari titik penalti.
Sepanjang kariernya di Premier League, 40 persen dari total gol Palmer lahir lewat penalti. Angka itu hanya kalah dari Mark Noble dan Mikel Arteta dalam daftar pemain dengan 40 gol atau lebih yang memiliki proporsi penalti tertinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: