Iran Terancam Absen Piala Dunia, Siapa Menggantikan?

Iran Terancam Absen Piala Dunia, Siapa Menggantikan?

Timnas Iran terancam tak bisa ikut Piala Dunia karena travel ban dari AS.-X @teammellitalk-X @teammellitalk

HARIAN DISWAY - Iran sudah lolos. Sudah sah. Sudah resmi. Juara Grup A zona Asia. Tiket ke Piala Dunia 2026 di tangan. Itu akan jadi penampilan ketujuh mereka. Dari Brasil 2014. Rusia 2018. Qatar 2022. Kini menuju Amerika. Tapi sepak bola kadang kalah oleh politik.

Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Rudal dibalas rudal. Pernyataan dibalas ancaman. Dan tiba-tiba muncul satu pertanyaan yang dulu terasa mustahil: apakah Timnas Iran benar-benar bisa datang ke Amerika?

Padahal jadwal sudah tersusun rapi. Iran akan bermain di Grup G.

  1. 16 Juni 2026 melawan Selandia Baru di SoFi Stadium, Inglewood.
  2. 21 Juni menghadapi Belgia, stadion yang sama.
  3. 27 Juni bertemu Mesir di Lumen Field, Seattle.

Semua di Amerika Serikat. Di situlah masalahnya. Warga Iran masih masuk daftar pembatasan perjalanan Amerika. Memang ada pengecualian untuk atlet dan ofisial turnamen besar.

BACA JUGA:Trump: Perang di Iran Bisa Makan Waktu Lebih dari Sebulan

BACA JUGA:6.247 Jemaah Umrah Berhasil Pulang ke Tanah Air Sejak Serangan AS ke Iran Sabtu Kemarin

Tapi dalam situasi geopolitik yang memanas, pengecualian bisa menjadi rumit. Aturan bisa berubah. Keamanan bisa menjadi alasan.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, tidak menyembunyikan kegelisahannya. “Setelah serangan ini, kami tidak bisa diharapkan menyambut Piala Dunia dengan penuh harapan,” katanya kepada Varzesh3.

Artinya: mereka sendiri belum yakin.


Timnas Iran terancam tak bisa mendapat dukungan suporter di Piala Dunia 2026 akibat kebijakan larangan masuk warga Iran ke Amerika Serikat-Dok. FIFA-

Jika Iran tidak bisa datang, ada dua pilihan. Pertama: Grup G dibuat hanya tiga tim. Itu tidak ideal. Jumlah pertandingan berkurang. Jadwal siaran berubah. Nilai komersial turun. Sponsor pasti bertanya.

Kedua: mencari pengganti dari Asia. Iran lolos sebagai juara grup. Arab Saudi dan Qatar sudah aman. Irak masih di jalur play-off antar-konfederasi.

Jika Irak gagal, mereka bisa jadi kandidat. Jika Irak tidak memungkinkan, Uni Emirat Arab mungkin naik antrean.

BACA JUGA:Dirut TVRI Mundur, Begini Nasib Hak Siar Piala Dunia 2026 di Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: