Meriahnya Kirab Barongsai Sambut Cap Go Meh di Blitar, Warga Berbagi Angpau

Meriahnya Kirab Barongsai Sambut Cap Go Meh di Blitar, Warga Berbagi Angpau

Sebanyak 10 barongsai dan 2 liong-liong menyusuri rute sejauh 6 kilometer dalam Kirab Barongsai di Blitar, 3 Maret 2026.-Guruh D.N.-Harian Disway


Salah seorang warga Blitar memberikan angpau pada liong-liong dalam Kirab Barongsai yang digelar Kelenteng Poo An Kiong, 3 Maret 2026.-Guruh D.N.-Harian Disway

Julio Catur Saputra Wibowo, salah seorang pemain kepala barongsai, tampak berkeringat. Namun, tak tampak rasa lelah.

"Kalau capek sih enggak. Hanya panas banget cuacanya hari ini," ujar remaja 13 tahun itu, kemudian tertawa.

Viki Maulana Ibrahim, partnernya yang memainkan ekor, menyebut bahwa stamina memang harus dipersiapkan dengan maksimal. Bahkan dilatih sejak jauh-jauh hari.

"Terutama untuk pemain ekor seperti saya. Harus sering melatih punggung. Karena pemain ekor harus sering menunduk. Kunci kebugaran selanjutnya adalah melakukan pemanasan sebelum tampil," ujar siswa SMK Islam 1 Blitar itu.


Penampilan tai chi yang dibawakan Haruka Shirakawa dalam ajang Cap Go Meh di Kelenteng Poo An Kiong, Blitar, 3 Maret 2026.-Panji Waskito-

BACA JUGA: PSMTI Bawa Barongsai Bagikan 600 Takjil

BACA JUGA:Sulitnya Mencari Pemain Barongsai Keturunan Tionghoa

Kirab budaya sebagai pertunjukan awal Cap Go Meh tersebut telah berakhir. Acara berlanjut pada malam hari.

Selain ramah tamah, terdapat beberapa penampilan seni. Salah satunya Tai Chi. Dipentaskan oleh Haruka Shirakawa asal Surabaya.

Dan tak lupa, semua menikmati sajian lontong cap go meh. Kuliner perpaduan tradisi Jawa dan Tionghoa. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: