Meriahnya Kirab Barongsai Sambut Cap Go Meh di Blitar, Warga Berbagi Angpau
Sebanyak 10 barongsai dan 2 liong-liong menyusuri rute sejauh 6 kilometer dalam Kirab Barongsai di Blitar, 3 Maret 2026.-Guruh D.N.-Harian Disway
"Kesenian tersebut selain menghibur, juga mengandung makna sebagai ritus pembersihan. Sarana menyingkirkan energi negatif. Suara tambur, tari barongsai, dan liong-liong diyakini dapat menghalau segala yang buruk," ungkapnya.
Kirab budaya itu berlangsung sekitar pukul 9.30 WIB. Arak-arakan itu keluar dari Poo An Kiong. Diiringi dengan bunyi alat musik ritmis yang rancak.
Para pemain musiknya menumpang di atas pikap. Di bagian atas ditancapkan bendera merah putih.
BACA JUGA:Pikat Warga, TPS 6 Taman Rivera Rungkut Surabaya Datangkan Barongsai
Para penari barongsai bergerak dengan lincah. Permainan itu butuh keseimbangan. Serta tentu koordinasi yang terukur antara pemain kepala dan ekor. Kirab budaya itu menarik perhatian masyarakat sekitar.

Barongsai menyapa pengunjung di Blitar dalam Kirab Barongsai yang digelar Kelenteng Poo An Kiong, 3 Maret 2026.-Guruh D.N.-Harian Disway
Berangkat dari kelenteng, lalu berjalan menuju Jalan Merdeka Barat. Orang-orang berjejal di trotoar kanan-kiri.
Seorang ibu tampak menggendong anaknya yang masih balita. Tangan balita itu menggapai-gapai. Barongsai berwarna merah mendekat. Menyorongkan kepalanya.
Tangan anak itu menyentuhnya. Kemudian ia melihat mata barongsai yang berkedip-kedip. Mungkin kaget. Seketika ia memeluk ibunya. Adegan itu memancing tawa banyak orang. Gemas.
BACA JUGA:CitraLand Surabaya Rayakan Imlek Dengan Barongsai dan Lampion
BACA JUGA:Barongsai Sapa Pengunjung di Citraland Fresh Market dan GWalk
Dari Jalan Merdeka Barat, kirab itu menuju kawasan Jalan Mastrip. Kemudian berlanjut ke Jalan T.G.P. Terus lurus di Jalan Panglima Sudirman, berbelok ke Jalan R.A. Kartini.
Seorang pengendara mobil menghentikan kendaraannya. Ia keluar untuk mengabadikan momen.
"Saya sedang lewat. Lalu melihat arak-arakan barongsai. Sangat menarik. Acara ini sekaligus sebagai ajang memperkenalkan keragaman budaya," ujar Surya Dewangga Putra, pengemudi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: