Barongsai Sapa Pengunjung di Citraland Fresh Market dan GWalk

Barongsai Sapa Pengunjung di Citraland Fresh Market dan GWalk

Barongsai sapa pengunjung di Citraland Fresh Market dan GWalk. Selain berkeliling di Citraland Fresh Market dan Gwalk, barongsai-barongsai itu juga melakukan atraksi. Para penonton pun menyambut dengan antusias.-Boy Slamet-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Pemandangan tidak biasa terlihat pada Minggu pagi, 11 Februari 2024 di Citraland Fresh Market dan G Walk.

Pusat perbelanjaan terkenal di Surabaya barat tersebut setiap hari minggu memang tampak semarak dengan masyarakat yang berbelanja, atau menikmati segala jenis kuliner yang tersaji.

Namun, pada Minggu, 11 Februari 2024, GWalk disemarakkan oleh pentas barongsai yang digelar oleh pengelola management Citraland Surabaya.

Barongsai-barongsai itu berpawai di sela-sela keramaian. Mereka masuk ke tiap sudut Citraland Fresh Market dan G-Walk, menyapa pengunjung

Para pengunjung pun menyambut dengan antusias. Terutama anak-anak. Mereka tertarik dengan tiga barongsai yang datang. Warnanya biru, merah, dan kuning. Pun diiringi dengan musik tambur dan cymbal. 

BACA JUGA:Spring of Fortune di Grand City, Pengunjung Menyuapi Barongsai demi Berkah


Barongsai sapa pengunjung di Citraland Fresh Market dan GWalk. Desy Indrawati bersama Nico Tirta Suwono, suami, serta Calixta Elodie, putrinya yang masih berusia 3 tahun. Memberi amplop angpau pada barongsai di Citraland Fresh Market, Surabaya.-Boy Slamet-

Seperti Nico Tirta Suwono, yang hadir bersama Desy Indrawati, serta putri kecil mereka, Calixta Elodie. "Kebetulan tadi lagi lewat, lalu kami mendengar suara musik barongsai. Si Calixta penasaran, pengen lihat. Jadi kami berhenti dulu," ujarnya.

Calixta, anak berusia 3 tahun itu melihat ketiga barongsai dengan agak takut. Namun, dia diberitahu orang tuanya, bahwa barongsai itu bukan monster. Melainkan boneka yang dimainkan oleh orang biasa. 

Desy, ibunya, mencoba menyelipkan angpau merah di jari anaknya, untuk dimasukkan lewat bibir barongsai. Tapi awalnya Calixta menolak.

Akhirnya, Desy menuntun anaknya memasukkan angpau itu. Sembari tetap digendong. "Lho, enggak apa-apa, kan, enggak nggigit barongsainya," katanya. Anak itu tak berkomentar. Hanya melihat saja.

Pengunjung lain, Nora Asteria, juga membawa putranya yang masih berusia 3 tahun. Namanya Javier Clifton. Anak itu tak takut sama sekali.

Javier justru beranjak maju, kemudian melihat-lihat wajah barongsai tersebut. Ketika barongsai itu berkedip dan menggeleng, Javier mundur beberapa langkah ke belakang, menghampiri ibunya.

BACA JUGA:Julius, Perajin Barongsai yang Banjir Orderan Jelang Imlek 2024

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: