Wanita Simpanan Dibunuh Pasangan di Cikarang: Ini Harga Selingkuh
ILUSTRASI Wanita Simpanan Dibunuh Pasangan di Cikarang: Ini Harga Selingkuh.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Perselingkuhan ini pembunuhan. Bilal Ismail Hamdi, 24, warga Sukabumi, Jabar, buruh pabrik di Cikarang, beristri dan punya anak. Hida Hasanah, 38, warga Ponorogo, Jatim, karyawati di Cikarang, hidup sendiri. Mereka menjalin asmara. Hida lalu menuntut dinikahi, Bilal menolak. Akhirnya Bilal membunuh Hida.
PERSELINGKUHAN berpotensi jadi pembunuhan, semua orang tahu. Namun, tidak semua orang tahu, bagaimana liku-liku perubahan itu. Sebab, liku-likunya sangat variatif. Jika bukan berakibat pembunuhan, setidaknya, bakal meledak jadi tindakan agresi.
Wakapolres Karawang Kompol Andriyanto dalam konferensi pers, Senin, 2 Maret 2026, menceritakan liku-liku perselingkuhan Bilal dengan Hida yang berubah jadi pembunuhan.
Andriyanto: ”Pelaku sudah punya istri dan anak. Korban hidup sendiri. Pelaku dan korban cukup lama menjalin asmara.
BACA JUGA:Polisi Buru Pria Pembuang Mayat Wanita di Bogor: Identitas Sudah Didapat
BACA JUGA:Dijanjikan Rp 50 Juta, Wanita Pembunuh Bayaran Ini Habisi Bocah 5 Tahun
Bilal dan Hida sama-sama bekerja. Bilal buruh pabrik di Cikarang, Hida karyawati di kantor pabrik di Cikarang, tetapi beda perusahaan dengan tempat Bilal bekerja.
Perselingkuhan Bilal selama ini lancar. Mereka rutin bertemu di tempat kos Hida.
Kronologi pembunuhan diceritakan Kasatreskrim PPA dan TPPO AKP Herwit Yuanita kepada wartawan. ”Jumat siang, 27 Februari 2026, tersangka (Bilal) mendatangi tempat kos korban (Hida). Tersangka mengembalikan pakaian korban yang dibawa tersangka,” kata Herwit.
Sebenarnya itu pertemuan rutin pelaku dan korban. Cuma, alasan pelaku mendatangi tempat kos korban, katanya, untuk mengembalikan pakaian korban.
BACA JUGA: Latar Asmara, Mutilasi Wanita di Bekasi
BACA JUGA:Ketua KPU Kena Gigitan Mati si Wanita Emas
Saat itulah mereka cekcok. Hida menuntut dinikahi Bilal. Sebaliknya, Bilal menolak. Kedua pihak sama-sama bersikukuh. Cekcok terus meruncing.
Puncaknya, ”menurut pengakuan tersangka kepada penyidik, korban mencekik tersangka. Sebaliknya, tersangka juga mencekik korban. Saling cekik,” tutur Herwit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: