6 Cara Mengatur Power Nap agar Kuat Iktikaf Menjemput Lailatulqadar
Pengaturan tidur singkat di siang hari dapat membantu menjaga stamina tubuh agar tetap kuat menjalani ibadah malam pada sepuluh hari terakhir Ramadan.-Iman Aly-Pinterest
HARIAN DISWAY - Malam-malam terakhir Ramadan sering dimanfaatkan umat Muslim untuk memperbanyak ibadah. Terutama, melakukan iktikaf di masjid.
Ibadah ini biasanya berlangsung hingga larut malam bahkan sampai menjelang sahur. Agar tubuh tetap kuat menjalani rangkaian ibadah tersebut, pengaturan waktu istirahat menjadi hal penting.
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan power nap atau tidur singkat di siang hari.
Power nap membantu tubuh memulihkan energi tanpa membuat seseorang merasa terlalu mengantuk setelah bangun.
BACA JUGA:10 Cara Beribadah Khusyuk di Malam Lailatul Qadar
BACA JUGA:3 Fenomena Lailatulqadar yang Dapat Dirasakan
Dengan strategi tidur yang tepat, tubuh tetap segar saat menjalani ibadah malam dalam rangka menjemput Lailatulqadar.
1. Batasi durasi tidur sekitar 20–30 menit

POWER NAP selama 20–30 menit cukup untuk memulihkan energi tanpa membuat pusing setelah bangun.-bestlifeonline-Pinterest
Power nap idealnya sekitar 20 hingga 30 menit saja. Durasi ini cukup untuk memulihkan energi tanpa membuat tubuh masuk ke fase tidur dalam (deep sleep) yang bisa memicu pusing setelah bangun.
2. Pilih waktu tidur yang tepat

SINGKAT SAJA, tidur siang cukup ideal untuk mengembalikan energi sebelum menjalani aktivitas hingga malam.-Pim Kunakasem-Pinterest
Waktu terbaik untuk power nap biasanya pada rentang pukul 12.30 hingga 14.00 WIB. Pada waktu itu tubuh memang mengalami penurunan energi alami sehingga tidur singkat terasa lebih efektif.
BACA JUGA:Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar Menurut Al Quran dan Hadis
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: diolah dari berbagai sumber