Mayat Perempuan Tinggal Tulang di Rumah Depok: Kopi Cegah Bau Bangkai
ILUSTRASI Mayat Perempuan Tinggal Tulang di Rumah Depok: Kopi Cegah Bau Bangkai.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Warga tidak mencium bau bangkai, bahkan L yang masuk ke kamar korban tidak mencium bau busuk, karena ditemukan taburan bubuk kopi di sekitar mayat.
Teresa J. Bandosz dari City College of New York, AS, meriset kekuatan bubuk kopi meredam bau busuk. Judul karyanyi Adsorption of Hydrogen Sulfide on Activated Carbons Derived from Coffee Grounds. Dipublikasi di Journal of Hazardous Materials, 2012.
Diungkapkan, bubuk kopi mengandung karbon berpori-pori makro dan mikro. Saat kopi disangrai, pori-pori itu terbuka luas, memungkinkannya menangkap molekul gas busuk seperti putrescine dan cadaverine melalui gaya Van der Waals.
Riset menunjukkan bahwa karbon dari ampas kopi sangat efektif menyerap gas hidrogen sulfida, salah satu gas utama pembusukan melalui reaksi kimia spesifik.
Dalam eksperimen kontrol bau, bubuk kopi kering memiliki luas permukaan internal sekitar 300 hingga 500 meter persegi.
Sementara itu, bau busuk mayat pada tahap kembung (bloated) dapat terdeteksi oleh indra penciuman manusia, bahkan dalam konsentrasi bagian per miliar (ppb).
Bubuk kopi dalam jumlah besar (beberapa kilogram) mampu menurunkan konsentrasi gas tersebut di bawah ambang batas penciuman manusia di ruangan tertutup.
Dalam literatur forensik, teknik itu disebut olfactory masking. Meski efektif menyamarkan bau bagi manusia, anjing pelacak jenazah (cadaver dogs) tetap mampu menembus aroma kopi tersebut. Sensitivitas penciuman cadaver dogs ribuan kali lipat lebih kuat daripada manusia.
Dikutip dari New York Post, 29 September 2022, berjudul NYC resident asked for tips to rid home of dead body smell - many came to the rescue, karya Ben Cost, diungkap dahsyatnya bubuk kopi.
Saat itu seorang warga sebuah apartemen di New York, AS, mengunggah di medsos Reddit tentang keluhannya mencium bau busuk di apartemennya.
Orang itu mengunggah: ”Saya menyadarinya di dekat apartemen yang berdekatan dengan lift, baunya sangat menyengat hingga membuat saya pingsan.”
Dilanjut: ”Aku agak panik karena aku bisa mencium baunya DI DALAM APARTEMENKU.”
Dilanjut: ”Aku sudah bertanya kepada petugas gedung dan mereka bilang mereka tidak bisa memberi tahu apa pun, tetapi mereka akan menyemprotkan pengharum ruangan di lorong untuk membantu menghilangkan baunya.”
Meski awalnya tidak yakin tentang sumber bau tersebut, warga apartemen itu akhirnya menemukan kebenaran setelah melihat stiker NYPD DOA (New York Police Department, Dead on Arrival) di pintu tetangga mereka yang tertutup rapat. Itu menandakan polisi sedang menyelidiki kematian di gedung tersebut.
Namun, tidak jelas berapa lama mayat tersebut berada di gedung, sebelum dibawa pergi oleh petugas pembersihan mayat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: