BPKH Berangkatkan 675 Peserta Balik Kerja dari Surabaya

BPKH Berangkatkan 675 Peserta Balik Kerja dari Surabaya

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Indra Gunawan bersama salah seorang peserta-Dokumentasi BPKH-

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Program Balik Kerja Bareng BPKH 2026 digelar dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sejumlah 675 peserta diberangkatkan dari Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa 24 Maret 2025. 

 

Mereka kembali ke perantauan usai libur Idulfitri 1447 H. Tingginya animo masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 1.412 orang, jauh melampaui kuota yang tersedia. 

 

Hal ini mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi balik kerja yang aman, nyaman, dan terjangkau cukup tinggi. 

 

Dalam program ini, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyiapkan 15 armada bus eksekutif untuk mengantarkan peserta menuju berbagai kota tujuan. Di antaranya Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Poris Plawad, hingga Terminal Baranangsiang.

 

BACA JUGA:Literasi Publik Disway di Unesa: BPKH Sosialisasi Investasi Dana Haji, LPS Bagi Tips Kemandirian Finansial

 


BPKH menyediakan 15 bus untuk melayani peserta-Dokumentasi BPKH-

 

Selain fasilitas transportasi gratis, peserta mendapatkan konsumsi serta perlengkapan dasar selama perjalanan.

 

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Indra Gunawan menegaskan program ini merupakan bentuk nyata komitmen BPKH dalam menghadirkan manfaat langsung kepada masyarakat.

 

“Program Balik Kerja Bareng BPKH membantu masyarakat kembali ke perantauan dengan aman, nyaman, dan terjangkau setelah Idulfitri. Tingginya minat menunjukkan bahwa layanan ini sangat dibutuhkan karena mampu mendukung mobilitas sekaligus meringankan biaya perjalanan,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, seluruh pendanaan program bersumber dari nilai manfaat pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU). Bukan dari setoran awal jemaah haji.

 

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah: Zhi Yu Zhi Shan

 

BACA JUGA:Asosiasi Travel Tuding BPKH–Kemenhaj Ingkar Janji, Dana Jemaah Haji Khusus Masih Ditahan

 

Dengan demikian, pokok dana tetap terjaga. Lalu, hasil pengembangannya dioptimalkan untuk kemaslahatan umat.

 

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, mengapresiasi peningkatan partisipasi masyarakat dalam program ini dari tahun ke tahun. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikator bahwa program ini benar-benar dirasakan manfaatnya.

 

“Antusiasme peserta terus meningkat. Ke depan, kami berharap BPKH dapat menambah armada, mengingat Jawa Timur merupakan daerah dengan jumlah jemaah haji tunggu terbanyak,” ungkapnya.

 

Acara pelepasan peserta di Surabaya juga dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Anggota Komisi VIII DPR RI Ina Amania, Asisten Gubernur Jawa Timur Akhmad Jazuli, serta Pembina Yayasan Ummul Quro Ahmad Syakur.

 

BACA JUGA:BPKH Diproyeksikan Kelola Dana Haji hingga Rp179 Triliun

 

Secara nasional, program Balik Kerja Bareng BPKH 2026 menargetkan 2.700 peserta yang diberangkatkan dari empat kota, yakni Surabaya, Lampung, Solo, dan Yogyakarta. Jumlah pendaftar bahkan telah menembus lebih dari 11.000 orang.

 

Melalui program ini, BPKH tidak hanya

membantu kelancaran arus balik para pekerja, tetapi juga menghadirkan kemaslahatan nyata bagi umat. 

Program ini diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di tahun-tahun mendatang.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: