One Way Trans Jawa Kembali Diaktifkan, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif Hindari Macet Arus Balik

One Way Trans Jawa Kembali Diaktifkan, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif Hindari Macet Arus Balik

Arus balik kembali padat pada Sabtu, 28 Maret 2026, pemudik diimbau mempertimbangkan rute alternatif-Jasa Marga-

HARIAN DISWAY - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Kepolisian memberlakukan skema one way lokal di sejumlah titik strategis guna mengurai lonjakan kendaraan yang mulai meningkat signifikan.

Di wilayah Jawa Tengah, rekayasa one way diterapkan dari KM 425+800 ruas Tol Semarang ABC hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung. 

Sementara itu, skema serupa juga masih berlangsung lebih panjang dari KM 263 ruas Pejagan–Pemalang hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran arus balik Idulfitri yang diprediksi mencapai puncaknya dalam waktu dekat. JTT menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas dilakukan secara kolaboratif dengan aparat kepolisian, termasuk melalui pemantauan langsung di lapangan.

BACA JUGA:18.000 Penumpang Jumlah Arus Balik di Tanjung Perak

BACA JUGA:Arus Balik Terkendali, 75 Persen Kendaraan Telah Kembali ke Jabotabek hingga H+7 Lebaran

Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyebut rekayasa ini bertujuan memastikan arus kendaraan tetap terkendali. Selain itu, distribusi kendaraan juga diupayakan lebih merata agar tidak menumpuk di satu titik.

Pengendara yang menuju wilayah timur Trans Jawa diimbau tidak hanya bergantung pada jalur utama. Mereka disarankan memanfaatkan akses keluar alternatif untuk menghindari kepadatan.


Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paalo, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai antisipasi kepadatan lalu lintas.-Disway/Candra Pratama-

“Sebagai informasi terkini, akses keluar Cikopo terpantau cukup padat, sehingga pengguna jalan dapat memanfaatkan jalur alternatif akses keluar lain seperti Dawuan di KM 68,” ujar Ria dalam keterangan resminya.

Di sisi operasional, JTT mengoptimalkan berbagai fasilitas pendukung. CCTV, rambu, traffic cone, dan Dynamic Message Sign (DMS) disiagakan untuk memberikan informasi langsung kepada pengendara.

BACA JUGA:Jasa Marga Sebut Arus Balik Lebih Merata, Imbau Waspadai Kepadatan di Rest Area 28-29 Maret

BACA JUGA:Arus Balik Padat Kembali, One Way KM 132–70 Diberlakukan di Tol Trans Jawa

“Untuk mendukung perencanaan perjalanan yang lebih baik, pengguna jalan juga dapat memanfaatkan fitur CCTV real-time yang tersedia pada aplikasi Travoy guna memantau kondisi lalu lintas terkini sebelum menentukan rute perjalanan,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: