Kisah Ariadi Ikut GoMudik, Dari Jalanan Jakarta ke Pelukan Kampung

Kisah Ariadi Ikut GoMudik, Dari Jalanan Jakarta ke Pelukan Kampung

Muhamat Ariadi, satu dari sekian ribu mitra driver yang mengikuti program GoMudik-Dokumentasi GoTo-

Transportasi paling terjangkau baginya adalah bus. Tapi setiap tahun, harga tiket menjelang Lebaran hampir pasti melambung. 

Ia sempat menghitung kasar untuk dirinya, istri, dan dua anaknya. Biaya perjalanan bisa menembus lebih dari Rp 5 juta. 

BACA JUGA:GoTo Gandakan Anggaran BHR 2026


Program GoMudik memberi manfaat besar bagi mitra driver-Rosyidah Ariyati - Harian Disway-

Itu belum termasuk uang makan selama di perjalanan, apalagi kebutuhan lain yang tak terduga. “Kalau dipaksakan, bisa. Tapi setelah itu, kami harus sangat berhemat,” sempat terlintas dalam pikirannya.

Program GoMudik seperti angin segar. Ia bergegas mendaftar agar tidak kehilangan kesempatan. 

Upaya tersebut pun berhasil. Tepat pada 13 Maret 2026, Ariadi bersama keluarga berdiri di titik keberangkatan, bersama ratusan mitra driver lainnya yang membawa cerita serupa.

Perjalanan menuju Ponorogo pun terasa berbeda. Bukan sekadar berpindah dari satu kota ke kota lain, tetapi perjalanan penuh rasa lega. 

BACA JUGA:GoTo Luncurkan Empat Dukungan Nyata untuk Kesejahteraan Mitra

BACA JUGA:Perpres Ojol Tertahan, Pemerintah Tunggu Proses Merger GoTo–Grab

Di dalam bus, anak-anaknya tampak ceria, sesekali tertidur di pangkuan ibunya. Sementara Ariadi, bisa duduk tenang tanpa memikirkan biaya yang membebani. 

Program mudik gratis ini bukan hanya tentang transportasi. “Bagi kami, ini adalah kesempatan untuk kembali memeluk orang tua, bersilaturahmi, dan merasakan hangatnya Lebaran di kampung halaman—sesuatu yang tak ternilai dengan uang,” imbuhnya.

Perjalanan yang meninggalkan kesan mendalam. Ariadi dan ribuan mitra pengemudi lain, merasa diperhatikan. Mereka bukan sekadar sebagai mitra kerja, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar.

Ariadi menilai program yang digelar Gojek membawa manfaat besar. “Bukan hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga mempererat hubungan antara perusahaan dan para mitra driver yang selama ini menjadi tulang punggung layanan,” ungkap Ariadi. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: