Kesehatan Mental di Tempat Kerja Jadi Sorotan: Ini Tips agar Tidak Mudah Stres
Ini kebiasaan kecil untuk menjaga kesehatan mental di kantor-Kamran Aydinov-freepik.com
HARIAN DISWAY - Tekanan di tempat kerja sekarang terasa lebih "sunyi" bukan karena tak ada lagi, tapi karena banyak yang memilih diam. Target tetap jalan, notifikasi terus berdatangan, kesehatan mental diurus paling belakangan.
Namun, di balik layar, makin banyak yang diam-diam mencari cara bertahan. Mereka mencari cara praktis untuk tetap bisa bertahan dan tidak tumbang di tengah jalan.
Perubahan cara pandang ini pelan tapi pasti menggeser kebiasaan lama. Kesehatan mental tidak lagi dianggap urusan pribadi semata, melainkan bagian dari ritme kerja itu sendiri.
Produktivitas berkaitan dengan stabilitas seseorang menjalani hari-harinya. Itu artinya, menjaga pikiran tetap "aman" di tengah tekanan bukan lagi pilihan tambahan melainkan kebutuhan dasar.
BACA JUGA:Ketahui 5 Manfaat Gaya Hidup Vegan untuk Kesehatan Mental
BACA JUGA:6 Bahaya Multitasking Bagi Kesehatan Mental dan Performa Kerja

STRES KERJA harus bisa segera diatasi demi menjaga produktivitas. -Tirachardz-freepik.com
Lalu, apa saja langkah sederhana yang bisa dilakukan agar tetap stabil di tengah rutinitas kerja yang padat? Berikut beberapa tips yang bisa mulai dicoba tanpa harus mengubah semuanya sekaligus.
1. Jaga Keseimbangan Kerja dan Kehidupan Pribadi
Kemenkes menekankan pentingnya work-life balance agar tekanan kerja tidak "ikut pulang". Mengatur waktu untuk keluarga, hobi, atau istirahat bisa membantu menurunkan stres dan menjaga energi mental tetap stabil.
2. Kelola Stres, Jangan Dipendam dan Beri Jeda

JAGA KESEHATAN MENTAL dengan menerapkan prinsip work-life-balance. -jcomp-freepik.com
3. Atur Waktu dan Prioritas Kerja
Manajemen waktu jadi kunci penting. Menyusun skala prioritas, menghindari multitasking berlebihan, dan tahu kapan harus istirahat bisa membantu otak tetap fokus dan tidak cepat lelah secara mental.
4. Berani Komunikasi dan Cari Dukungan
Kemenkes juga menyarankan untuk tidak memendam masalah sendiri. Diskusi dengan atasan atau rekan kerja dapat membantu mengurangi beban pikiran sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif.
BACA JUGA:Kesehatan Mental di Tengah Tekanan Ekonomi: Ketika 'Mental Kuat' Tak Lagi Cukup
BACA JUGA:Masyarakat Makin Aware Kesehatan Mental, Sentra SEHATI Jatim Layani 15 Konsultasi Tiap Pekan
5. Bangun Lingkungan Kerja yang Positif
Lingkungan kerja yang sehat secara emosional dan sosial, berpengaruh besar pada kondisi mental. Hubungan yang baik dengan rekan kerja dapat meningkatkan rasa nyaman, sekaligus menekan risiko stres berkepanjangan.
6. Istirahat Cukup dan Lakukan Self-Care
Istirahat bukan kemewahan, tapi kebutuhan. Bahkan jeda singkat di sela pekerjaan, peregangan ringan, atau sekadar menjauh dari layar bisa membantu “reset” kondisi mental agar tetap stabil sepanjang hari. (*)
*) Mahasiswa Magang dari Prodi Ilmu Komunikasi, UNTAG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: dinkeskalsel.id