Tips Menjaga Kebugaran Jemaah Haji Lansia Jelang Keberangkatan

Tips Menjaga Kebugaran Jemaah Haji Lansia Jelang Keberangkatan

5 contoh latihan fisik ringan untuk persiapan haji lansia.-Gustavo Fring-pexels.com

HARIAN DISWAY - Masa tunggu ibadah haji yang tidak sebentar membuat sebagian besar jemaahnya sudah berumur ketika panggilan akhirnya tiba. Bagi mereka, berhaji bukan sekadar perjalanan biasa.

Ada tantangan nyata yang tak bisa diabaikan saat mempersiapkan ibadah. Yakni, kekuatan fisik. Ibadah haji bukan hanya soal niat dan kesiapan batin, tapi juga soal seberapa kuat tubuh bertahan dalam ritme aktivitas yang padat dan melelahkan.

Banyak jemaah baru menyadari pentingnya stamina justru ketika sudah berada di Tanah Suci. Padahal, kondisi tubuh yang prima seharusnya dibangun sejak masih di rumah.

Apalagi bagi lansia, penyesuaian fisik tidak bisa instan. Butuh proses, butuh kebiasaan, dan tentu saja butuh kesadaran bahwa menjaga kesehatan adalah bagian dari ikhtiar ibadah itu sendiri.

BACA JUGA:Ide Kegiatan Journaling Digital untuk Lansia Pengidap Gejala Awal Demensia

BACA JUGA:Ini Daftar Jenis Cek Kesehatan Gratis, Mulai dari Bayi hingga Lansia


OLAHRAGA rutin menjadi persiapan fisik yang ideal bagi lansia sebelum menunaikan ibadah haji. -Ridofranz-iStockphoto.com

Lantas, apa saja yang perlu mulai diperhatikan agar tubuh tidak "kaget" saat menjalani rangkaian ibadah nanti? Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan sejak sekarang.

1. Rutin Bergerak, Tidak Harus Olahraga Berat

Lembaga kesehatan seperti CDC merekomendasikan lansia tetap aktif secara fisik. Idealnya, 150 menit aktivitas ringan hingga sedang per minggu. Seperti, jalan kaki atau aktivitas harian.

Aktivitas ini membantu menjaga kekuatan otot, keseimbangan, dan daya tahan tubuh.

2. Perbanyak Minum, Jangan Tunggu Haus

Masalah terbesar pada lansia adalah berkurangnya rasa haus. Padahal, dehidrasi bisa memicu kelelahan hingga gangguan kesehatan serius.

BACA JUGA:Merawat Kesehatan Mental Lansia Agar Bahagia dan Sehat

BACA JUGA:Tips Sa’i Bagi Jemaah Risti dan Lansia Agar Tidak Cepat Lelah

Studi menunjukkan banyak lansia tidak memenuhi kebutuhan cairan harian, sehingga dianjurkan minum secara teratur sepanjang hari, bukan hanya saat merasa haus.

3. Latih Tubuh Menghadapi Cuaca Panas

Kelembapan udara dan suhu di Tanah Suci masuk kategori ekstrem. Penelitian menunjukkan tubuh lansia lebih sulit mengatur suhu dan menyimpan panas lebih banyak dibanding usia muda.

Karena itu, penting mulai beradaptasi, misalnya dengan aktivitas ringan di luar ruangan secara bertahap. 


AKTIVITAS FISIK perlu dilatih setiap hari agar tubuh terbiasa dengan ritme aktif. -Yan Krukau-pexels.com

4. Jaga Asupan Makanan yang Mendukung Stamina

Selain minuman, makanan juga berperan besar. Buah, sayur, dan makanan berair tinggi bisa membantu menjaga hidrasi tubuh.

BACA JUGA:Angka Harapan Hidup di Surabaya Capai 75,82 Tahun, Pemkot Optimalkan Program Kesehatan Lansia

BACA JUGA:Laporan Haji dari Makkah (18): Senam Gembira Para Lansia, Siapkan Diri untuk Armuzna

Nutrisi yang cukup akan membantu menjaga energi dan mencegah kelelahan saat menjalani rangkaian ibadah.

5. Biasakan Pola Minum Sebelum, Saat, dan Setelah Aktivitas

Dalam aktivitas fisik, lansia dianjurkan minum sebelum, selama, dan setelah bergerak untuk menjaga keseimbangan cairan.

Bahkan dalam kondisi tertentu, minuman dengan tambahan elektrolit bisa membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Tips-tips ini terlihat sederhana, tapi dampaknya besar jika dilakukan secara konsisten.

BACA JUGA:Lansia, Mengapresiasi Kontribusinya bagi Masyarakat

BACA JUGA:Menjadi Lansia yang Bahagia

Bagi jemaah lansia, menjaga stamina sejak awal adalah bagian penting dari ikhtiar agar setiap langkah ibadah bisa dijalani dengan tenang, nyaman, dan penuh makna. (*)

*) Mahasiswa Magang dari Prodi Ilmu Komunikasi, UNTAG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: www.cdc.gov