Bawa Pesan Khusus dari Amerika Serikat, Panglima AD Pakistan Kunjungi Teheran
Menlu Iran Abbas Araghchi menyambut Panglima AD Pakistan Jenderal Asim Munir di Bandara Teheran. Bahas kemungkinan negosiasi putara kedua -Kemlu Iran via AFP-
HARIAN DISWAY - Panglima Angkatan Darat Pakistan, Field Marshal Asim Munir, mendarat di ibu kota Iran pada Rabu, 16 April 2026.
Kedatangan jenderal bintang lima ini membawa misi diplomatik tingkat tinggi, yakni menyampaikan pesan khusus dari Amerika Serikat (AS) guna merintis jalan bagi putaran negosiasi selanjutnya antara Teheran dan Washington.
Munir memimpin delegasi besar yang terdiri dari perwakilan Kementerian Luar Negeri, institusi keamanan, hingga pakar teknis. Kehadirannya di Teheran mempertegas posisi Islamabad sebagai mediator kunci di tengah ketegangan yang masih menyelimuti hubungan kedua negara tersebut.
Pihak Iran menyatakan bahwa isi pesan dan hasil diskusi dengan delegasi Pakistan ini akan menjadi penentu apakah perundingan ronde kedua dengan AS akan dilanjutkan atau tidak. Seorang sumber internal mengungkapkan bahwa tim Iran akan melakukan peninjauan menyeluruh terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan final.
BACA JUGA:Iran Soal Kemungkinan Negosiasi Ronde Kedua dengan AS: Tergantung Hasil Kunjungan Panglima Pakistan
BACA JUGA:Perundingan Islamabad Gagal Total, Iran Sebut Karena Tuntutan AS berlebihan
"Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk menyampaikan pesan Amerika Serikat kepada kepemimpinan Iran dan untuk merencanakan putaran negosiasi berikutnya."

Pemimpin Angkatan Darat Iran Field Marshall Asim Munir (tengah) menerima pesan dari Amerika Serikat dan akan membawanya ke Iran sebagai mediator, pesan ini akan menjadi kunci pelaksanaan perundingan tahap kedua AS-Iran-Jacquelyn Martin/AFP-
Kehadiran delegasi Munir bertepatan dengan masa gencatan senjata dua minggu antara Iran dan Amerika Serikat yang ditengahi oleh Pakistan. Meski gencatan senjata masih berlaku, putaran pertama pembicaraan yang diadakan di Islamabad pada akhir pekan lalu dilaporkan gagal mencapai kesepakatan, sehingga misi Munir kali ini dianggap sebagai upaya krusial untuk menyelamatkan proses diplomasi.
Selain membawa pesan dari Washington, delegasi Pakistan dijadwalkan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi. Fokus utama pertemuan ini adalah membahas kerangka kerja untuk putaran kedua perundingan, di mana Islamabad kemungkinan besar akan kembali dipilih sebagai lokasi pertemuan.
BACA JUGA:Dari Mediator ke Tatap Muka: AS-Iran Mulai Negosiasi Langsung di Islamabad
BACA JUGA:Angkatan Laut AS Umumkan Akan Blokade Selat Hormuz Hari Ini: Perintah Presiden!
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baqaei, mengonfirmasi bahwa pertukaran pesan tidak langsung antara Teheran dan Washington tetap terjaga melalui bantuan Pakistan. Keberhasilan misi Field Marshal Asim Munir ini sangat bergantung pada kesediaan Amerika Serikat untuk memenuhi prinsip-prinsip negosiasi yang logis tanpa mengajukan tuntutan berlebihan di tengah proses yang sedang berjalan.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: