Anas Karno Resmi Jadi Anggota DPRD Surabaya dalam PAW

Anas Karno Resmi Jadi Anggota DPRD Surabaya dalam PAW

PENGUCAPAN Sumpah dan Janji Anas Karno sebagai anggota DPRD Kota Surabaya masa jabatan 2024-2029.-Mirna Maulani Firnanda-Harian Disway

HARIAN DISWAY - Anas Karno dilantik menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya dalam pergantian antarwaktu (PAW) pada Senin, 27 April 2026. Tak ada lagi kekosongan kursi PDIP dalam parlemen daerah setelah Adi Sutarwijono meninggal dunia.

"Yang pertama adalah terima kasih. Ini kan pergantian antar waktu, dan almarhum Pak Adi Sutarwijono pernah menjadi ketua saya, sahabat saya, guru saya. Sehingga, bismillah, akan melanjutkan kebaikan-kebaikan yang sudah dilakukan, sering turun ke masyarakat, dan berupaya agar lebih baik lagi, terutama di Dapil 3 dan umumnya se-Kota Surabaya,” paparnya usai pelantikan. 

Anas bukan figur asing bagi masyarakat Surabaya, khususnya di daerah pemilihan 3. Ia pernah menjabat sebagai legislator DPRD Surabaya periode 2019-2024. Ketika itu, ia menduduki kursi wakil ketua Komisi B.

BACA JUGA:PDIP Tunjuk Kaji Ipuk Jadi Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri Lanjutkan Perjuangan Adi Sutarwijono

BACA JUGA:Apresiasi Penunjukan Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD Surabaya, Said Abdullah Imbau Lebih Aspiratif

Ia menegaskan bahwa sebagai kader PDIP, dirinya siap ditempatkan di komisi mana pun sesuai penugasan partai.

"Saya sebagai kader PDI Perjuangan harus tunduk dan patuh kepada partai. Ditugaskan di mana saja harus siap, tidak boleh menolak. Itu prinsipnya," katanya.

Terkait sisa masa jabatan periode 2024–2029, Anas menyebut akan fokus melanjutkan program yang telah dirintis sekaligus melakukan perbaikan. 

"Yang sudah dibina, dirajut, dan dilakukan oleh almarhum akan kami lanjutkan. Hal-hal yang kurang akan segera kami lengkapi agar ke depan bisa lebih baik," katanya.

BACA JUGA:Wakil Ketua Komisi B Anas Karno: Pengelola Wisata Agar Genjot PAD

BACA JUGA:Anas Karno Minta Pasar Tunjungan Segera Direvitalisasi

Anas juga menekankan pentingnya kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari tugas utama legislator. Ia mengaku tidak memiliki persiapan khusus menjelang pelantikan karena telah memiliki pengalaman sebelumnya sebagai anggota dewan. 

"Pada prinsipnya menjalankan tugas kedewanan, fungsi kontrol, dan turun ke masyarakat. Itu yang utama," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

"Perintah Ketua Umum PDI Perjuangan Bu Mega jelas, kader harus berada di tengah-tengah rakyat. Ketika masyarakat membutuhkan, kami harus siap membantu," ujarnya.

BACA JUGA:Said Abdullah Ajak Kader PDIP Hidupi Pondok Pesantren dan Rawat Anak Yatim

BACA JUGA:Manfaatkan AI, PDIP Jatim Gaet Kader Muda lewat Kaderisasi Pra-Pratama

Dengan dilantiknya Anas, komposisi keanggotaan DPRD Surabaya kembali lengkap.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja lembaga legislatif dalam bersinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya guna mendorong pembangunan yang lebih inklusif, responsif, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: