AI sebagai Daya Perang
ILUSTRASI AI sebagai Daya Perang.-Arya/AI-Harian Disway -
Itu ironis. Di dunia sipil, jailbreak itu artinya membobol sistem keamanan handphone atau pagar pengaman AI. Di Angkatan Darat, artinya mendobrak tembok pemisah antar-perangkat lunak mereka.
Hasilnya? Pekerjaan analisis yang biasanya butuh dua hari dapat rampung dalam sepuluh menit.
Delapan Masuk, Satu Diusir
Siapa saja vendor GenAI.mil itu? Ada delapan.
Google Gemini masuk duluan. OpenAI menyusul Februari 2026. Bulan Mei 2026, ekspansinya merangkul xAI, Microsoft, AWS, NVIDIA, Reflection, dan Oracle.
Semua tanda tangan. Setuju dengan kontrak militer apa adanya. Kecuali satu.
Anthropic.
Perusahaan itu mbalelo. Menolak menghapus dua syarat suci mereka: larangan membuat senjata mematikan otonom penuh dan larangan dipakai untuk pengawasan massal warga sipil AS.
Akibatnya? Kontrak 200 juta dolar AS dicoret. Anthropic langsung dicap sebagai ”risiko rantai pasok keamanan nasional”.
Anthropic tidak terima.
Mereka menggugat. Menang di pengadilan distrik pada Maret 2026. Hakim bilang penetapan risiko militer itu sewenang-wenang.
Pentagon banding. Bulan April, pengadilan banding menolak permohonan penundaan dari Pentagon.
Tapi, Pentagon cuek bebek. Delapan vendor lain tetap jalan terus.
Paradoks Karpathy
Ini yang bikin keadaan makin jenaka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: