Sekampoeng Lengkapi Proses Pendidikan, Ajak Berdiskusi dan Belajar di Luar Sekolah
Sekampoeng menghadirkan nuansa berkumpul keluarga di perkotaaan, membahas materi pendidikan di sekolah modern saat ini. - Ilmi Bening - Harian Disway
BACA JUGA:Dari Menara Gading ke Lini Produksi (1): Relevansi Program Studi Pendidikan Tinggi
BACA JUGA:Isu Moralitas Mahasiswa Jadi Sorotan, Dunia Pendidikan Dorong Penguatan Karakter dan Etika
"Ketika ditanya, 'Kamu lulus mau apa?'. Kebanyakan mereka memutuskan untuk mendaftar kerja dan bingung, seperti ada sesuatu yang hilang dan tidak punya visi hidup," ungkap Iman lebih lanjut.
Banyak pula mahasiswa yang sering merasa salah jurusan, tidak punya identitas, dan merasa terlalu nyaman dengan sokongan dari orang tua.
Dengan kelahiran Sekampoeng, diharapkan akan ada ruang bagi orang-orang yang ingin tumbuh di luar ruang kelas yang kaku, menemukan inspirasi, serta memahami diri sendiri.
Semua orang yang hadir dalam kegiatan di Sekampoeng bisa berdiskusi dan memulai percakapan yang lebih bermakna. Dengan begitu, orang-orang bebas bertanya, berpikir, dan bertukar pendapat.
BACA JUGA:Pendidikan dan Penguatan Karakter Berbasis MBG
BACA JUGA:Hasil Evaluasi TKA Jatim 2025 Jadi Acuan Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan
"Ini bukan acara formal seperti di kelas-kelas kampus atau yang lain, tapi di sini nanti akan lebih banyak mengobrol dan membangun komunitas, seperti TED Talks," tambahnya.
Seperti itulah cita-cita Sekampoeng. Yakni, membangun Surabaya dan Indonesia dari komunitas terkecil. "Dari keluarga," ucap Iman.
Sekampoeng mendukung kegiatan edukasi bagi ibu, ayah, anak-anak, hingga pemuda. Di area hall yang terletak di atas restoran, peserta bisa menonton, nongkrong, dan diskusi film bersama.
Adapun program yang dirancang oleh Komunitas Klasik di Sekampoeng mencakup berbagai isu. Mulai dari penguatan nilai agama, transisi kedewasaan (aqil baligh), edukasi pranikah, hingga kelas kemampuan berbicara di depan publik (public speaking).
BACA JUGA:Nilai Rata-rata Matematika Siswa di Jatim Jeblok, Ini Kata Dewan Pendidikan
BACA JUGA:Jatim dan Yaman Jajaki Kerja Sama Strategis, Mulai Pendidikan Agama hingga Dagang
"Harapannya, ekosistem ini bisa melengkapi pendidikan yang sudah ada di Indonesia, agar masyarakat bisa tumbuh dengan lebih sempurna," tegas direktur Center for Environmental, Social, and Governance Studies (CESGS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: