CASN 2026 Pemprov Jatim Dibuka Kapan? Simak Informasi Terbarunya!

CASN 2026 Pemprov Jatim Dibuka Kapan? Simak Informasi Terbarunya!

Kepala BKD Jatim Indah Wahyuni -Edi Susilo Disway -

SURABAYA, HARIAN DISWAY – Pemerintah Provinsi Jawa Timur hingga kini masih menanti kepastian terkait pembukaan formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur Indah Wahyuni masih menunggu persetujuan resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

"Sampai sekarang masih menunggu persetujuan dari Kementerian PANRB, sehingga belum dibuka. Nanti kalau sudah ada kabar, akan segera saya sampaikan kepada publik," ujar Indah, Selasa, 30 Juni 2026.

Usulan formasi yang diajukan oleh Pemprov Jatim dipastikan berada di bawah jumlah pegawai yang akan memasuki masa purna tugas tahun ini. Tercatat, sekitar 2.100 pegawai di lingkungan Pemprov Jatim akan pensiun pada 2026.

BACA JUGA:Kakanwil Kemenkum Jatim Pimpin Orientasi CASN Pengamanan Lapas dan Rutan Se Jawa Timur

BACA JUGA:Siap-Siap, Begini Cara Mudah Membuat Akun SSCASN untuk Daftar CPNS 2025!

Meski begitu, Ia enggan merinci angka pasti formasi yang diusulkan. Mengingat proses verifikasi masih berlangsung di tingkat pusat.

Terkait jenis formasi, Indah menekankan bahwa Pemprov Jatim fokus pada kebutuhan jabatan teknis yang mendesak.

Dia mencontohkan kebutuhan di Dinas Sosial (Dinsos) Jatim yang memerlukan tenaga dengan kompetensi khusus.

Seperti pendamping lansia dan pengasuh anak. Tugas-tugas tersebut dinilai membutuhkan keahlian dan perhatian ekstra yang tidak bisa digantikan oleh tenaga sembarangan.

BACA JUGA:Siap-Siap, Begini Cara Mudah Membuat Akun SSCASN untuk Daftar CPNS 2025!

BACA JUGA:Prabowo Perintahkan Percepat Pengangkatan CASN dan PPPK, Semua Diangkat Tahun Ini

Selain itu, kebutuhan tenaga teknis di bidang infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Jatim juga menjadi prioritas. Indah menyoroti beban jalan raya di Jatim yang kerap rusak akibat kendaraan overload.

"Dibutuhkan tenaga laboratorium di lingkungan Dinas PU Bina Marga yang kompeten melakukan pengujian, seperti menentukan spesifikasi ketebalan aspal yang sesuai dengan beban jalan," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: