Perbedaan Jerawat dan Fungal Acne serta Cara Penanganannya
Ilustrasi penggunaan skincare untuk mengurangi jerawat. - Hanna Pad - Pexels
Mulai dari komedo hitam, komedo putih, jerawat meradang, hingga benjolan besar. Dalam beberapa kasus, benjolan itu terasa nyeri.
Sementara itu, fungal acne memiliki ciri yang berbeda. Benjolan yang muncul biasanya berukuran kecil, bentuknya seragam, terasa gatal, dan muncul berkelompok.
Kondisi tersebut paling sering ditemukan di dahi, dada, bahu, serta punggung bagian atas. Terutama pada area yang mudah berkeringat.
BACA JUGA:5 Tip Mengatasi Jerawat Hormonal Akibat Begadang dan Stres
BACA JUGA:Penyebab Jerawat dan Rambut Berminyak Muncul Lebih Awal pada Remaja
Jika sudah melakukan perawatan mandiri dan tidak membaik, sebaiknya dilakukan pemeriksaan oleh dokter kulit.
Meski sama-sama menimbulkan jerawat, penyebab kedua kondisi tersebut berbeda. Jerawat biasa disebabkan oleh penyumbatan pori-pori dan bakteri.
Umumnya diobati menggunakan produk yang membantu membersihkan pori. Serta mengurangi bakteri penyebab jerawat.
Sebaliknya, fungal acne dipicu oleh pertumbuhan jamur. Masalah itu tidak akan membaik jika hanya menggunakan obat jerawat biasa.
BACA JUGA:Kulit Sedang Berjerawat? Yuk, Buat 5 Masker Alami yang Aman di Rumah
BACA JUGA:Waktu Terbaik Mencuci Wajah Yang Berjerawat

Fungal acne biasanya berukuran kecil, bentuknya seragam, terasa gatal, dan muncul berkelompok..--Unsplash
Bahkan, penggunaan produk yang tidak sesuai dapat memperparah kondisi kulit. Dalam beberapa kasus tertentu, dokter kulit dapat merekomendasikan terapi.
Jenis terapi tersebut disesuaikan dengan kondisi pasien. Termasuk penanganan bekas jerawat maupun peremajaan kulit.
Maka, untuk mengurangi risiko munculnya jerawat maupun fungal acne, masyarakat disarankan membersihkan wajah secara lembut. Terlebih setelah banyak berkeringat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber