DPRD Gresik Kuatkan Sinergi Angkat Industri Kecil Menengah Logam: Dorong Industri Kecil Naik Kelas
WAKIL Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan dan Wakil Ketua II DPRD Gresik Wongso Negoro bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan peninjauan jenis logam di Sentra IKM.-DISKOMINFO GRESIK-
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, keterbatasan mesin memang menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pelaku IKM logam di Menganti. Karena itu, keberadaan sentra ini diharapkan mampu membuka akses terhadap teknologi produksi yang sebelumnya sulit dijangkau secara mandiri.
BACA JUGA:DPRD Gresik Dukung Pengelolaan Anggaran Lebih Efektif
BACA JUGA:DPRD Gresik Dorong Sinergi Dongkrak Pendapatan: Aset Daerah Jadi Tumpuan Baru PAD
“Banyak mesin besar yang mungkin tidak terjangkau oleh para pelaku usaha IKM di dua desa tersebut. Sekarang, fasilitas itu bisa dimanfaatkan melalui Sentra IKM ini,” jelasnya sebagaimana dikutip sejumlah media.
Pemanfaatan sentra tidak berhenti pada aspek produksi semata. Fasilitas tersebut juga diproyeksikan menjadi jembatan antara dunia industri dan dunia pendidikan. Ke depan, siswa SMK dapat menjalani program magang di sentra tersebut sehingga memperoleh pengalaman langsung mengenai proses manufaktur.
“Mudah-mudahan Sentra IKM Logam ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi para pelaku usaha, masyarakat, dan anak-anak kita yang sedang menyiapkan diri memasuki dunia industri,” ujar Bupati.
Ketua Komisi II DPRD Gresik Wongso Negoro menilai langkah tersebut sangat penting mengingat produk logam asal Gresik telah memiliki pasar yang cukup baik. Produk dari Pelemwatu, seperti cangkul dan arit, misalnya, dikenal memiliki kualitas yang baik. Demikian pula baut, per, dan berbagai komponen logam dari Desa Laban.
Namun demikian, Wongso mengingatkan bahwa pengembangan IKM tidak cukup hanya melalui penyediaan tempat dan mesin. Penguatan akses permodalan juga perlu terus didorong agar pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitas produksinya.

FASILITAS alat produksi yang bisa digunakan untuk praktik magang siswa SMK di Gresik.-DISKOMINFO GRESIK-
“Harapan kami, sentra IKM ini mampu mempercepat pertumbuhan usaha kecil, membuka lapangan pekerjaan baru, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menambahkan, sentra tersebut juga dirancang untuk mempertemukan pelaku IKM dengan industri berskala besar. Kawasan seperti Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) maupun Kawasan Industri Gresik (KIG) dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi mitra strategis.
Kolaborasi dapat diwujudkan melalui pemenuhan kebutuhan bahan baku, pemanfaatan material, hingga pemasaran produk IKM. Dengan demikian, industri rumahan tidak hanya berkembang secara mandiri, tetapi juga memiliki kesempatan menjadi bagian dari rantai pasok industri yang lebih luas.
BACA JUGA:DPRD Gresik Dorong Penguatan Kualitas SMP Negeri, Berbagai Solusi Disiapkan
Keberadaan Sentra IKM Logam Hulaan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, dunia pendidikan, dan sektor industri. Dengan dukungan fasilitas yang memadai serta kolaborasi berbagai pihak, sentra ini diharapkan mampu melahirkan semakin banyak IKM yang naik kelas, memperluas lapangan kerja, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gresik. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: