FIFA Ingin Jual Hak Komersial Piala Dunia, UEFA Bereaksi Keras
FIFA berencana membentuk FFE dan menjual saham minoritas hak komersial turnamen demi meningkatkan dana pengembangan.-Alex Wong-Getty Images
Meski begitu, berbagai pihak menilai keberadaan investor tetap berpotensi memengaruhi pengambilan keputusan. Pasalnya, setiap perubahan terhadap format turnamen atau lokasi turnamen akan berdampak langsung terhadap nilai komersial perusahaan.

Keterlibatan Thrive Eternal garapan Joshua Kushner memicu kekhawatiran bahwa tekanan komersial investor dapat mengubah format turnamen.-David Paul Morris-Getty Images
Kekhawatiran pun muncul bahwa investor nantinya dapat memberikan tekanan agar Piala Dunia digelar lebih sering atau lebih banyak berlangsung di negara-negara dengan potensi pendapatan terbesar, seperti Amerika Serikat.
BACA JUGA:Final Piala Dunia 2026: Donald Trump dan Presiden FIFA Disoraki Penonton!
BACA JUGA:Argentina Dituding Dibantu FIFA dan Wasit, Lionel Messi Akhirnya Buka Suara
Dalam proyek itu, FIFA menggandeng bank investasi JP Morgan sebagai mitra keuangan, sementara perusahaan investasi Thrive Eternal yang didirikan Joshua Kushner disebut memimpin proses pencarian calon investor.
Di tengah kontroversi tersebut, Infantino diperkirakan tetap akan maju tanpa penantang pada pemilihan Presiden FIFA tahun depan. Jika kembali terpilih, ia akan menjabat hingga 2031 sesuai batas masa jabatan yang berlaku.
FIFA juga membantah laporan yang menyebut Infantino akan mengisi jabatan penting di FFE setelah mengakhiri masa kepemimpinannya.
Organisasi itu menegaskan pembahasan mengenai posisi tersebut tidak pernah dilakukan dan saat ini fokus utama tetap pada upaya memperoleh dukungan mayoritas anggota terhadap proposal pembentukan FFE. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber